Kapolda Sumut Tegaskan, Anggota Terlibat Narkoba Bakal Ditindak

Metro-Esa • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 18:43 WIB
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto.

MEDAN, METRODAILY - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto menegaskan komitmen untuk pemberantasan narkoba. Akan dilakukan tanpa pandang bulu. Baik bandar, jaringan, maupun anggota Polri yang terlibat akan ditindak tegas.

Pernyataan itu disampaikan Kapolda saat konferensi pers pengungkapan kasus narkoba Semester I 2026 di Aula Ditresnarkoba Polda Sumut, Senin (20/7/2026).

Dalam periode Januari-Juni 2026, Polda Sumut dan jajaran berhasil mengungkap 3.865 kasus narkoba.

Dari pengungkapan itu, 4.628 tersangka ditangkap. Polisi juga menyita barang bukti sekitar 5,3 ton narkotika, psikotropika, dan obat-obatan berbahaya.

Baca Juga: KNPI Tanjungbalai Minta Kapoldasu Ambil Alih Kasus Scammer

Kapolda menekankan pemberantasan narkoba harus dibarengi pembenahan internal.

"Saya pun tidak menutup mata terhadap beberapa anggota kami yang terlibat terkait perkara narkoba. Saya perintahkan untuk diproses. Ada beberapa anggota kami yang melakukan tindak pidana narkoba. Kita tindak, bukan saja kode etik, tetapi juga dengan tindak pidana narkoba," tegas Whisnu.

Menurutnya, langkah itu bentuk keseriusan menjaga integritas institusi. Setiap pelanggaran hukum diproses profesional tanpa melihat status pelaku.

"Jadi ketegasan kita, bukan saja kepada masyarakat sipil, tetapi juga kepada anggota kami yang melanggar aturan ini," ujarnya.

Baca Juga: Kapolri Diminta Perintahkan Kapoldasu Bongkar Maraknya Pengangkutan Kayu di Humbahas

Kapolda juga memerintahkan seluruh jajaran Ditresnarkoba dan Satresnarkoba di wilayah agar tidak ragu mengambil tindakan tegas dan terukur kepada pelaku kejahatan narkoba.

Ia menyebut narkoba mengancam keselamatan dan masa depan generasi muda Sumut. Karena itu pemberantasan narkoba jadi prioritas utama.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol. Andy Arisandi menambahkan, pihaknya juga menindak pelaku yang melawan dan menghalangi petugas saat operasi. Sejumlah pelaku sudah ditangkap, sebagian lainnya masih dikejar.

Kapolda berharap komitmen penegakan hukum yang konsisten ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat.

"Baik terhadap pelaku kejahatan narkoba maupun terhadap oknum anggota yang melanggar hukum, kami serius mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan," pungkas Andy.(sir)

Editor : Metro-Esa
kapoldasu