Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Buruh Asal Taput Tewas di Tanjung Morawa, Diduga Dianiaya Usai Dituduh Mencuri

Editor Satu • Rabu, 15 Juli 2026 | 12:20 WIB
Ilustrasi penganiayaan. Seorang buruh asal Tapanuli Utara meninggal dunia di Tanjung Morawa dan diduga menjadi korban penganiayaan setelah dituduh mencuri.
Ilustrasi penganiayaan. Seorang buruh asal Tapanuli Utara meninggal dunia di Tanjung Morawa dan diduga menjadi korban penganiayaan setelah dituduh mencuri.

DELISERDANG, METRODAILY – Seorang buruh harian lepas (BHL) asal Kabupaten Tapanuli Utara, Daniel Situmeang (30), meninggal dunia setelah diduga mengalami penganiayaan di kawasan PTPN I Regional I, Dusun IX, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Korban yang merupakan warga Pansinaran, Kelurahan Situmeang Habinsaran, Kecamatan Sipoholon, itu sebelumnya dituduh melakukan pencurian di area perkebunan milik perusahaan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya terlihat melintas di depan pos keamanan kebun. Salah seorang petugas keamanan kemudian menghubungi rekan-rekannya menggunakan handy talky (HT).

Baca Juga: Libur Sekolah Dongkrak Pariwisata Samosir, 132 Ribu Wisatawan Datang

Tak lama kemudian, beberapa petugas mendatangi korban di depan kantor PTPN I Regional I. Di lokasi itu diduga terjadi keributan yang berujung perkelahian hingga korban berhasil diamankan.

Selanjutnya, Daniel dibawa ke pos keamanan induk untuk dimintai keterangan terkait dugaan pencurian.

Korban kemudian diajak berkeliling ke sejumlah lokasi yang disebut sebagai tempat hilangnya barang-barang milik perusahaan. Setelah itu, ia kembali dibawa ke pos keamanan dan sempat diberi makan.

Namun tidak lama kemudian korban dilaporkan muntah-muntah hingga mengotori pakaiannya.

Baca Juga: 443 KK Korban Bencana di Tukka Tapteng Terima Dana Tunggu Hunian

Sekitar pukul 16.30 WIB, korban dipindahkan ke area parkir dalam kondisi diborgol dan terbaring. Pihak keamanan kemudian menghubungi Rumah Sakit GL Tobing PTPN I Regional I untuk meminta ambulans.

Saat petugas medis tiba di lokasi, korban dilaporkan sudah meninggal dunia.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Tanjung Morawa.

Kapolsek Tanjung Morawa AKBP Jonni H. Damanik bersama personel Polsek serta Tim Inafis Satreskrim Polresta Deli Serdang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab kematian.

Baca Juga: Tunjangan BPD Dipotong Rp150 Ribu, DPRD Humbahas Protes: Sudah Kecil, Kok Dikurangi Lagi?

Polisi Masih Periksa Saksi

Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Deli Serdang, Iptu Binnes Saragih, membenarkan adanya penyelidikan atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Menurutnya, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi secara utuh serta menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap korban karena kami masih memeriksa saksi-saksi," ujar Binnes, Senin (13/7/2026).

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi serta pendalaman keterangan para saksi sebagai dasar penentuan langkah hukum selanjutnya. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polresta Deli Serdang. (net)

Editor : Editor Satu
dituduh mencuri tewas dianiaya