Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Truk Sawit Terguling Timpa 10 Siswa SMPN 4 Bilah Hilir, 1 Meninggal Dunia

Metro-Esa • Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48 WIB

 

Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan SH, saat menjenguk siswi yang menjadi korban di Puskesmas Bilah Hilir.
Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan SH, saat menjenguk siswi yang menjadi korban di Puskesmas Bilah Hilir.

LABUHANBATU, METRODAILY- Satu unit truk pengangkut kelapa sawit yang sarat muatan, tanpa pelat nomor polisi, terguling menimpa 10 siswa-siswi SMP Negeri 04 Satu Atap Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, yang sedang berjalan menuju sekolah, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Lintas Ajamu-Bilah Hilir, sekitar 100 meter dari sekolah. Truk yang dikemudikan DM, warga Desa Piandang, Kecamatan Bilah Hilir, diduga mengalami oleng setelah as roda patah hingga akhirnya terguling ke sisi kiri jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tanpa jaringan pengaman buah tersebut melaju dari arah Simpang Ajamu menuju Negeri Lama. Saat kejadian, sejumlah siswa sedang berjalan kaki di bahu jalan menuju SMP Negeri 04 Satu Atap Bilah Hilir.

Baca Juga: Yayasan Kumle Jaya Bermartabat dan  SPPG Negeri Baru Percantik Sekolah di Bilah Hilir

Kepala SMPN 04 Bilah Hilir, Daud Pakpahan, membenarkan bahwa 10 siswanya menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

"Sebanyak 10 siswa-siswi kami menjadi korban. Kami sangat terpukul atas kejadian ini, terlebih satu orang siswa meninggal dunia," ujar Daud.

Menurut Daud, setelah mendapat informasi mengenai kecelakaan itu, dirinya langsung menuju lokasi dan bersama warga mengevakuasi para korban ke Puskesmas Negeri Lama.

"Sopir sempat saya tahan karena diduga hendak melarikan diri," katanya.

Baca Juga: 10 Hari Hilang di Sungai Bilah, Habib Zuhri Ditemukan Meninggal Dunia 

Ia berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas penyebab kecelakaan tersebut dan memberikan keadilan bagi para korban.

Adapun korban meninggal dunia diketahui bernama Lamtio Gultom. Sementara, sembilan korban lainnya yang mengalami luka berat maupun luka ringan adalah Serawati Hutapea, Oktavia Ambarita, Hanna Sinaga, Joy Manalu, Tonggi Sitinjak, Crisel, Winda, Jesica, dan Priska.

Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal mengatakan, sopir truk telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan.

"Kami membagi tugas. Saya fokus menangani korban di puskesmas dan rumah sakit serta menenangkan keluarga dan warga. Sopir sudah diamankan, sementara personel Satlantas masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan," ujar AKP Armen Faisal.

Baca Juga: Harga Pertalite Meroket Rp25.000 per Liter, Penimbun BBM Diamankan di Bilah Hilir

Kadisdik Labuhanbatu Jenguk Korban

Mendapat kabar dari peristiwa naas itu, mewakili Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, SH, mengunjungi korban siswi SMP Negeri 4 Bilah Hilir yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Bilah Hilir, Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terhadap peserta didik yang menjadi korban musibah.

Abdi Jaya Pohan menjelaskan, dirinya menerima informasi mengenai peristiwa tersebut dari Kepala Bidang SMP sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah memperoleh kabar itu, ia langsung menuju Puskesmas Bilah Hilir untuk melihat kondisi para korban.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan salam serta perhatian dari Bupati Labuhanbatu kepada para siswi dan keluarga yang sedang menghadapi musibah.

"Kehadiran kami merupakan wujud kepedulian pemerintah sekaligus bentuk keprihatinan atas musibah yang menimpa anak-anak didik kami. Kami berharap mereka segera pulih dan dapat kembali mengikuti kegiatan belajar seperti biasa," ujar Abdi Jaya Pohan kepada wartawan.

Selain memberikan dukungan moril, Kepala Dinas Pendidikan bersama Kepala Puskesmas Bilah Hilir, Koordinator Wilayah Pendidikan, dan Kepala SMP Negeri 4 Bilah Hilir juga berdialog dengan keluarga korban guna mengetahui perkembangan kondisi para siswi serta langkah-langkah yang akan ditempuh dalam proses pemulihan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berkomitmen untuk terus hadir memberikan perhatian kepada peserta didik yang mengalami musibah agar hak mereka memperoleh pendidikan tetap terjamin.

Berdasarkan data yang diterima, insiden tersebut mengakibatkan 10 pelajar menjadi korban. Sebanyak tujuh orang mengalami luka ringan, dua orang mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan, sementara satu orang meninggal dunia.

Di akhir kunjungannya, Abdi Jaya Pohan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga siswi yang meninggal dunia.

"Kami turut berbelasungkawa atas musibah ini. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ucapnya. (Bud)
Foto (ist) :





Editor : Metro-Esa
bilah hilir siswa