SIANTAR, METRODAILY – Seorang pria berinisial RM (48), yang bekerja sebagai petugas keamanan (satpam), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Danau Tondano, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Kamis (25/6) sekitar pukul 18.53 WIB.
Korban diketahui merupakan warga Pesona Indah Residence II, Kelurahan Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang.
Kapolsek Siantar Timur, Iptu Edy J.J. Malau, menjelaskan penemuan jenazah bermula ketika seorang penghuni kos di sebelah kamar korban, Mentari, mencium bau busuk yang menyengat dari arah kamar RM. Selain itu, ia melihat banyak lalat beterbangan di sekitar kamar korban.
Baca Juga: PLN UP3 Siantar Salurkan 15 Paket Sembako Lewat Xtracare
Merasa curiga, Mentari kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada pemilik rumah kos. Bersama adiknya, pemilik kos mendatangi kamar korban dan mendapati bau busuk semakin menyengat serta banyak lalat hijau di sekitar pintu kamar.
Salah seorang saksi, Hendri Simanjuntak, kemudian menghubungi Call Center kepolisian. Laporan itu diteruskan kepada personel piket Polsek Siantar Timur yang segera mendatangi lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas bersama pemilik kos membuka paksa pintu kamar menggunakan linggis. Di dalam kamar, korban ditemukan sudah meninggal dunia.
Baca Juga: Amanda Manopo Somasi Penyebar Hoaks dan Pencemaran Nama Baik
Petugas Polsek Siantar Timur bersama Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah dievakuasi oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar ke instalasi jenazah RSUD dr Djasamen Saragih.
Polisi kemudian menghubungi pihak keluarga korban. Abang sepupu korban, Ariston Sianipar, datang ke rumah sakit untuk mengurus proses penanganan jenazah.
Mewakili keluarga, Ariston menyatakan menolak dilakukan autopsi karena korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma dan asam urat yang telah lama dideritanya.
Baca Juga: Sahat Silaban Selalu Bayar PBB Atas Tanah Sengketa dengan Perumda Tirta Nauli Sibolga
"Korban diduga meninggal karena sakit yang dideritanya. Perwakilan keluarga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi terhadap jenazah," ujar Iptu Edy J.J. Malau.
Polisi memastikan tidak dilakukan autopsi atas permintaan keluarga dan proses penanganan kasus telah diselesaikan sesuai prosedur. (rel)
Editor : Editor Satu