SIANTAR, METRODAILY – Misteri kebakaran hebat yang menghanguskan ratusan kios di Pasar Dwikora, Kota Pematangsiantar, mulai menemukan titik terang. Sejumlah saksi mengaku melihat seorang pria berjaket hitam berada di lokasi sesaat sebelum api membesar dan melalap kawasan pasar.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak memimpin langsung pengecekan lokasi kebakaran dan proses penyelidikan yang kini masih berlangsung.
Melalui PS Kasi Humas Polres Pematangsiantar Iptu Agustina Triyadewi, dijelaskan bahwa keterangan penting diperoleh dari saksi Argana Manurung, petugas penjaga malam kamar mandi Pasar Dwikora.
Berdasarkan keterangannya, sekitar dini hari Argana baru tiba di Pasar Dwikora dan melakukan aktivitas rutin membersihkan kamar mandi. Setelah itu, ia membuka kios milik orang tuanya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saat berada di area pasar, Argana mendengar suara lemparan yang berasal dari sekitar kios milik marga Purba yang lokasinya berdekatan dengan kamar mandi pasar.
Penasaran dengan suara tersebut, ia kemudian mendatangi lokasi dan melihat seorang laki-laki dewasa mengenakan jaket hitam sedang menyiramkan cairan yang diduga bensin di sekitar kios tersebut.
Tak lama kemudian, kobaran api muncul dan dengan cepat membesar hingga menjalar ke kios-kios lain di sekitarnya.
“Setelah itu laki-laki tersebut langsung melarikan diri meninggalkan lokasi Pasar Dwikora,” ujar Agustina, mengutip keterangan saksi.
Melihat api mulai membesar, Argana sempat berusaha memadamkan kobaran api menggunakan ember berisi air. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena api terus menyala dan merambat ke bagian dalam kios sebelum akhirnya meluas ke area pasar lainnya.
Keterangan serupa juga diberikan saksi lain, Roni Valdi Sinaga. Saat itu, Roni sedang menjaga Kios SBL dan melihat seorang pria berjaket hitam berlari di area pasar.
Merasa curiga, Roni sempat mengejar pria tersebut. Namun pelaku berhasil melarikan diri dan menghilang dari pantauan.
“Roni curiga dan sempat mengejar laki-laki yang tidak dikenalnya itu, tetapi kehilangan jejak,” terang Agustina.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.05 WIB. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Pematangsiantar dan dua unit mobil pemadam kebakaran milik PT STTC tiba di lokasi sekitar pukul 03.20 WIB untuk melakukan pemadaman.
Petugas pemadam dibantu personel Polres Pematangsiantar, Polsek Siantar Utara, BPBD Kota Pematangsiantar, serta personel Kompi 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumatera Utara.
Setelah berjibaku selama lebih dari lima jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.15 WIB.
Usai proses pemadaman, Tim Inafis Satreskrim Polres Pematangsiantar langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi memperkirakan jumlah kios yang terbakar mencapai ratusan unit dengan kerugian material ditaksir miliaran rupiah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Sumber api ataupun penyebab terjadinya kebakaran Pasar Dwikora masih dalam tahap penyelidikan Polres Pematangsiantar,” kata Agustina.
Saat ini, polisi masih mendalami keterangan para saksi dan mengumpulkan berbagai barang bukti untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta mengidentifikasi pria berjaket hitam yang disebut-sebut berada di lokasi sebelum api membesar. (Rel)
Editor : Editor Satu