TOBA, METRODAILY – Satuan Reserse Narkoba Polres Toba menggerebek sebuah warung tuak di Jalan FL Tobing, Kelurahan Balige II, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika jenis ganja.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan enam orang dan menyita ratusan gram ganja siap edar.
Kasat Narkoba Polres Toba, Iptu Tri Pranata Purba, mengatakan penggerebekan dilakukan pada Jumat malam (5/6/2026) setelah pihaknya menerima informasi terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.
“Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan narkotika jenis ganja seberat 281,85 gram yang terbagi dalam 27 paket siap edar dan disimpan dalam plastik bening,” ujar Tri Pranata Purba, Senin (8/6/2026).
Baca Juga: Jennifer Coppen dan Justin Hubner Dikabarkan Menikah 13 Juni
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menetapkan pemilik warung tuak berinisial JDLT (28) sebagai tersangka yang diduga berperan sebagai bandar ganja.
Penetapan tersebut didasarkan pada barang bukti yang ditemukan di lokasi serta keterangan dua orang yang turut diamankan, yakni EEK (23) dan RT (23).
Menurut polisi, kedua orang tersebut mengaku membeli ganja dari JDLT untuk dikonsumsi sendiri.
“Sesuai keterangan EEK dan RT, mereka membeli ganja dari pemilik warung. Barang tersebut digunakan untuk konsumsi pribadi,” jelas Tri.
Baca Juga: Cetak 3 Gol, Hattrick Michael Olise Antar Prancis Tundukkan Irlandia Utara
Selain tiga orang tersebut, petugas juga mengamankan CB (18), DR (26), dan RS (30) yang berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung.
Meski tidak ditemukan barang bukti narkotika saat dilakukan penggeledahan, hasil pemeriksaan urine terhadap ketiganya menunjukkan hasil positif mengandung Tetrahydrocannabinol (THC), senyawa psikoaktif utama yang terdapat dalam ganja.
“Hasil tes urine menunjukkan ketiganya positif THC,” ungkap Kasat Narkoba.
Saat ini seluruh terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Toba untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lain yang terkait dengan kasus tersebut.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran Berlanjut hingga 2027, Belanja Negara Ditargetkan Lebih Hemat
Polres Toba menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkoba di wilayah hukumnya guna menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (net)
Editor : Editor Satu