TOBA, METRODAILY – Kecelakaan maut melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Lintas Tarutung-Medan, tepatnya di Desa Gur Gur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Sabtu (6/6/2026) sore. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban tewas diketahui merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor yang terlibat dalam tabrakan beruntun tersebut.
Ps Kasi Humas Polres Toba, Khairuddin, mengatakan kecelakaan melibatkan satu unit truk BK 8362 GM, mobil Toyota Kijang Innova BB 1360 RB, truk BK 8957 LM, dan satu unit sepeda motor.
“Pengendara dan penumpang sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Khairuddin, Minggu (7/6/2026).
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Penuh Waktu, Ini Syaratnya
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat truk BK 8362 GM melaju dari arah Tarutung menuju Medan. Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Namun saat melakukan manuver, truk diduga mengambil jalur terlalu ke kanan hingga masuk ke lajur berlawanan dan menabrak mobil Toyota Kijang Innova yang datang dari arah Medan menuju Tarutung.
Mobil Innova tersebut dikemudikan Ruli Hasibuan (33) dan membawa dua orang penumpang.
Baca Juga: Tito Karnavian Tegas Larang Pemda Rekrut Honorer Baru, Belanja Pegawai Sudah Lampaui Batas
Benturan keras tidak hanya terjadi antara truk dan mobil. Setelah menabrak Innova, truk juga menghantam sepeda motor yang berada di belakang kendaraan tersebut.
“Mobil Innova kemudian hilang kendali dan berjalan terlalu ke kanan sekitar 50 meter dari titik awal kecelakaan sehingga bertabrakan lagi dengan truk BK 8957 LM yang datang dari arah berlawanan,” jelas Khairuddin.
Akibat tabrakan beruntun itu, pengendara sepeda motor berinisial TIT (21) dan penumpangnya HS (61) meninggal dunia di tempat karena mengalami luka berat.
Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Sepeda Motor di Siantar
Sementara itu, seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan beruntun.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memburu pengemudi truk BK 8362 GM yang diduga menjadi penyebab utama kecelakaan.
Menurut Khairuddin, sesaat setelah kejadian sopir truk tersebut justru meninggalkan lokasi dan belum diketahui keberadaannya.
“Identitas sopir truk masih belum diketahui. Setelah kejadian, pengemudi meninggalkan lokasi. Saat ini masih dalam pencarian untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” katanya.
Baca Juga: Simalungun Susun Cetak Biru Pembangunan 20 Tahun, Bidik Dukungan Pusat dan Investor
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan guna mengurai arus lalu lintas di jalur tersebut.
Kasus kecelakaan maut itu kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Toba untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (net)
Editor : Editor Satu