Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kabur Usai Tabrak Pemotor hingga Tewas, Sopir Bus Putra Rohil Akhirnya Ditangkap

Editor Satu • Senin, 8 Juni 2026 | 13:55 WIB
Barang bukti sepeda motor Yamaha Vega ZR yang terlibat kecelakaan maut di Jalinsum Asahan. Sopir bus Putra Rohil Maju Bersama yang sempat melarikan diri kini telah diamankan Satlantas Polres Asahan.
Barang bukti sepeda motor Yamaha Vega ZR yang terlibat kecelakaan maut di Jalinsum Asahan. Sopir bus Putra Rohil Maju Bersama yang sempat melarikan diri kini telah diamankan Satlantas Polres Asahan.

ASAHAN, METRODAILY – Setelah hampir dua bulan buron, sopir bus Isuzu Putra Rohil Maju Bersama (PRMB) nomor polisi BB 7178 LB yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Rantau Prapat akhirnya berhasil ditangkap Satlantas Polres Asahan.

Tersangka berinisial ZP, warga Kecamatan Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, diamankan Unit Gakkum Satlantas Polres Asahan karena diduga menjadi penyebab kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor.

Kasat Lantas Polres Asahan Iptu M Rasyid Ridho melalui Kanit Gakkum Ipda Julfren Situmorang mengatakan, ZP ditangkap pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di sebuah rumah kos dekat Terminal Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 4 Tiba di Tanah Air, Bupati Batu Bara Sambut 187 Jamaah

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini ditahan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polres Asahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Julfren saat dikonfirmasi.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalinsum KM 173-174, Dusun I, Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, pada Rabu (15/4/2026).

Peristiwa itu melibatkan bus Isuzu PRMB BB 7178 LB dengan sepeda motor Yamaha Vega ZR BK 5988 QAC yang dikendarai Aldi Firansyah (18).

Akibat benturan keras tersebut, Aldi mengalami luka berat dan sempat menjalani perawatan di RSU Wira Husada Kisaran sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga: Terbongkar di Bandara Silangit, Kurir Sabu 8,4 Kg Tujuan Kalimantan Ditangkap

Berdasarkan hasil penyelidikan, kecelakaan bermula saat bus yang melaju dari arah Medan menuju Rantau Prapat berusaha mendahului kendaraan lain di depannya. Saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai korban.

Diduga karena kurang hati-hati saat mengambil jalur lawan, tabrakan frontal tidak dapat dihindari.

“Korban mengalami remuk pada kaki kanan, patah tulang tangan kanan, serta luka koyak di bagian belakang kepala,” ujar Julfren.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyimpulkan kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi bus saat mendahului kendaraan lain.

Baca Juga: Kematian Terduga Pencuri Sawit Dianggap Janggal, Polres Tapteng Bongkar Makam

Namun demikian, petugas juga menemukan bahwa korban tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan tidak menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara.

Polisi menyebut kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp1 juta. Sementara proses penyidikan dilakukan berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti karena tidak terdapat kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan. (Vin)

Editor : Editor Satu
#bus tabrak motor