TEHERAN, METRODAILY – Ketegangan politik antara Iran dan Amerika Serikat kembali merembet ke dunia olahraga. Pemerintah Iran melontarkan kecaman keras setelah sejumlah anggota staf Tim Nasional Iran dilaporkan tidak memperoleh visa untuk memasuki Amerika Serikat menjelang gelaran Piala Dunia 2026.
Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya menyatakan bahwa seluruh pemain Timnas Iran beserta staf pendukung yang dianggap diperlukan telah diberikan izin masuk guna mengikuti turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Namun, pernyataan itu langsung dibantah oleh pihak Kedutaan Besar Iran di Turki. Menurut mereka, sejumlah pejabat dan staf yang memiliki peran penting dalam operasional tim justru tidak mendapatkan visa.
Baca Juga: Gol Tunggal Harry Kane Bawa Inggris Tekuk Selandia Baru Jelang Piala Dunia 2026
“Kami mengecam campur tangan politik yang bias dalam olahraga,” demikian pernyataan resmi Kedutaan Besar Iran.
Media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran melaporkan sedikitnya 15 pejabat administrasi Timnas Iran gagal memperoleh izin masuk ke Amerika Serikat. Mereka disebut mencakup Ketua Federasi Sepak Bola Iran, wakil ketua federasi, hingga direktur media tim.
Pemerintah Iran menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk perlakuan diskriminatif terhadap salah satu peserta Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Icardi Siap Pulang ke Italia, Juventus, AC Milan dan AS Roma Berebut Striker Argentina Ini
AS Bantah Lakukan Diskriminasi
Menanggapi tudingan tersebut, pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa seluruh pemain dan staf yang dinilai penting untuk mendukung partisipasi Timnas Iran telah diberikan visa sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam pernyataan resminya, otoritas AS juga menegaskan bahwa sistem visa tidak boleh disalahgunakan untuk tujuan lain di luar kepentingan olahraga.
“Iran tidak akan diizinkan menyalahgunakan sistem ini untuk menyelundupkan teroris ke Amerika Serikat dengan dalih yang tidak benar,” demikian pernyataan pejabat Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut muncul di tengah hubungan diplomatik yang selama ini berlangsung tegang antara kedua negara.
Baca Juga: Beppe Marotta Siap Pensiun Jika Inter Milan Juara Liga Champions
Iran Minta FIFA Turun Tangan
Iran menilai alasan yang disampaikan pemerintah Amerika Serikat tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Mereka menuduh AS melakukan perlakuan diskriminatif yang disengaja terhadap delegasi sepak bola Iran.
Dalam pernyataan lanjutan, pihak Iran menyebut tindakan tersebut telah mencapai tingkat yang sangat serius dan berpotensi mengganggu persiapan tim menuju Piala Dunia 2026.
“Anda kini telah meningkatkan perlakuan yang disengaja dan diskriminatif terhadap tim nasional Iran ke tingkat tertinggi,” tulis pernyataan resmi pemerintah Iran.
Baca Juga: Mulai 18 Oktober, Produk Makanan dan Minuman Wajib Bersertifikat Halal
Karena itu, Iran mendesak FIFA untuk segera turun tangan dan memastikan seluruh peserta Piala Dunia mendapatkan perlakuan yang adil dan setara sesuai prinsip-prinsip olahraga internasional.
Hingga kini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait polemik visa yang melibatkan Timnas Iran dan pemerintah Amerika Serikat tersebut. (dtc)
Editor : Editor Satu