Pemilik Warung Kelontong di Siantar Dirampok dan Dibunuh

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 4 Juni 2026 | 10:15 WIB
 Rifael Simanjuntak (20) diamankan personel Satreskrim Polres Pematangsiantar setelah diduga merampok dan membunuh pemilik warung kelontong, Rismaida Siahaan (53), di Kelurahan Simarimbun, Kota Pematangsiantar.
Rifael Simanjuntak (20) diamankan personel Satreskrim Polres Pematangsiantar setelah diduga merampok dan membunuh pemilik warung kelontong, Rismaida Siahaan (53), di Kelurahan Simarimbun, Kota Pematangsiantar.

SIANTAR METRODAILY – Aksi perampokan yang berujung pembunuhan menggemparkan warga Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar.

Seorang pemilik warung kelontong, Rismaida Siahaan (53), ditemukan tewas di dalam toko miliknya di Jalan Sidamanik, Dusun Simarimbun Dolok, Gang Dame, Rabu (3/6/2026).

Pelaku yang diketahui bernama Rifael Simanjuntak (20), warga Simarimbun Dolok, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Pematangsiantar hanya beberapa jam setelah kejadian.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Riz Akbar menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah abang kandung korban, Marudut Siahaan (65), menerima kabar dari keluarganya sekitar pukul 09.30 WIB bahwa adiknya ditemukan meninggal dunia.

Marudut bersama istrinya kemudian mendatangi rumah korban. Setibanya di lokasi, ia mendapati Rismaida sudah tergeletak tak bernyawa di lantai warung yang berada di samping rumahnya.

“Setelah diperiksa, sepeda motor korban sudah tidak ada. Cincin yang biasa dipakai korban juga hilang, termasuk uang yang disimpan di laci warung,” ujar AKP Sandi.

Menduga adiknya menjadi korban tindak pidana, Marudut langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pematangsiantar dengan nomor laporan LP/B/315/VI/2026/SPKT/Polres Pematangsiantar/Polda Sumatera Utara.

Menerima laporan itu, Tim Opsnal Satreskrim Polres Pematangsiantar segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan intensif.

Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pelaku yang diketahui berada di Hotel Nadia, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Naga Huta, Kecamatan Siantar Marimbun.

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim yang dipimpin Kanit Jatanras Ipda Revanto Barasa bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan Rifael Simanjuntak beserta sejumlah barang bukti hasil kejahatan.

“Pelaku mengakui perbuatannya kepada petugas dan menyebut seluruh barang bukti masih berada dalam penguasaannya,” kata Sandi.

Dalam pemeriksaan awal, Rifael mengaku mendorong tubuh korban hingga terjatuh dan kepalanya membentur lantai. Saat korban tidak berdaya, pelaku kemudian mengambil sejumlah barang berharga milik korban, mulai dari uang tunai, perhiasan emas, telepon genggam hingga sepeda motor Honda Beat milik korban.

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di hotel.

Saat hendak dibawa ke Polres Pematangsiantar untuk proses hukum lebih lanjut, pelaku disebut berupaya melarikan diri.

Petugas telah memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah, uang tunai Rp2.286.000, satu cincin emas, dua anting emas, satu kalung emas, tiga unit telepon genggam, buku tabungan, kartu ATM, STNK kendaraan, kunci rumah, serta berbagai dokumen milik korban.

Menurut Marudut, adiknya selama ini tinggal seorang diri dan mengelola warung kelontong untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Adikku pernah menikah, tapi tidak memiliki anak. Dia tinggal sendiri dan membuka usaha warung kelontong,” ujarnya saat ditemui di ruang jenazah RSUD dr Djasamen Saragih.

Marudut juga mengungkapkan bahwa sekitar setahun lalu rumah korban sempat mengalami kebakaran dan keluarga turut membantu memperbaikinya.

Kini, tersangka telah diamankan di Polres Pematangsiantar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawanya. (rel)

Editor : Editor Satu
perampok warung