MADINA, METRODAILY - Polres Mandailing Natal dan tim gabungan berhasil menemukan dan memusnahkan ladang ganja seluas sekitar 3 hektare yang tersembunyi di kawasan Tor Sihite, Desa Rao Rao Dolok, Kecamatan Tambangan. Sebanyak 3.000 batang tanaman ganja ditemukan tumbuh subur, lalu dimusnahkan dalam rangka pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026, Sabtu (30/5/2026).
Kepala Polres Madina, AKBP Bagus Priandy, memimpin langsung penindakan ini yang juga melibatkan personel Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), insan pers, dan mahasiswa.
Staf Humas Polres Madina, R. Manurung, kepada wartawan melalui pesan singkat, Minggu (31/5/2026), mengatakan, pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Satresnarkoba pada Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Ladang Ganja Terbongkar di Karo, 33 Batang Disita dari Desa Cinta Rakyat
Dilaporkan adanya aktivitas penanaman tanaman terlarang oleh pihak tak dikenal di wilayah perbukitan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Kapolres segera memerintahkan pembentukan tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan penindakan.
Pada hari pelaksanaan, tim gabungan melaksanakan apel kesiapan di Mapolres Madina pukul 05.15 WIB, sebelum bergerak menuju lokasi. Tim harus menempuh perjalanan kaki selama kurang lebih delapan jam melintasi medan berat dan terjal, hingga akhirnya tiba di lokasi penemuan sekitar pukul 14.00 WIB.
"Di lokasi, kami menemukan ladang seluas sekitar 3 hektare yang ditanami kurang lebih 3.000 batang ganja. Tinggi tanaman bervariasi antara 1 hingga 2 meter, dan diperkirakan usianya sudah mencapai 3 hingga 4 bulan," ungkap Manurung.
Baca Juga: 15.000 Batang Ganja Dibakar, Bukit Tor Sihite Berasap
Namun, saat penggerebekan dilakukan, pemilik maupun pengelola ladang tersebut tidak ditemukan berada di lokasi. Atas perintah Kapolres, seluruh tanaman segera dicabut. Sebanyak 60 batang disisihkan dan diamankan sebagai barang bukti, sedangkan sisanya yang berjumlah sekitar 2.940 batang dimusnahkan dengan cara dibakar di tempat.
Kapolres Madina, AKBP Bagus Priandy, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah bukti keseriusan dan komitmen pihaknya dalam memberantas narkotika hingga ke wilayah-wilayah terpencil. Ia menggarisbawahi bahwa operasi semacam ini akan terus digalakkan demi menjaga wilayah hukum Madina bersih dari peredaran barang terlarang.
"Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polres Mandailing Natal dalam memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke daerah terpencil," tegas AKBP Bagus.
Satresnarkoba masih mendalami penyidikan untuk mengungkap siapa pelaku atau jaringan di balik penanaman ladang ganja tersebut.(wspd)