Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Diduga Ditikam Pakai Sajam, Pemuda di Tulumbaho Sogae'adu Tewas

Leo Sihotang • Selasa, 26 Mei 2026 | 12:00 WIB
Korban penikaman yang meninggal dunia
Korban penikaman yang meninggal dunia

 
 
NIAS, METRODAILY- Kabar duka menyelimuti warga Desa Tulumbaho, Kecamatan Sogae'adu, Kabupaten Nias, pasca terjadinya peristiwa penikaman yang menewaskan seorang pemuda pada hari Senin (25/5/2026).
 
Korban yang diketahui bernama inisial J Buaya, merupakan anak satu-satunya dalam keluarga tersebut. Berdasarkan keterangan warga setempat, peristiwa nahas ini terjadi di lokasi warung milik Agustinus Lawolo atau yang akrab disapa Ama Tiara.
 
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat adanya keributan atau perkelahian antar pemuda di lokasi tersebut. Dengan niat baik, korban berusaha melerai dan memisahkan teman-temannya yang sedang bertikai. Namun, alih-alih menghentikan masalah, korban justru menjadi sasaran kekerasan dan mengalami luka tikaman tepat di bagian dada.
 
Dalam kondisi terluka parah, korban segera dilarikan ke Puskesmas Gido untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong lagi. Sesampainya di Puskesmas, korban dinyatakan telah menghembuskan nafas terakhir.
 
Keluarga dan kerabat sangat berdukacita mendengar kepergian korban. Dikenal sebagai anak tunggal, serta sosok yang sangat baik hati, sopan, dan ramah terhadap siapa saja.
 
"Kami sangat kehilangan, dia anak yang baik dan selalu santun kepada orang lain," ujar salah satu kerabat dengan nada sedih.
 
Pihak keluarga memohon kepada aparat penegak hukum agar kasus ini segera ditangani dan ditindak tegas. Mereka juga meminta agar pelaku yang telah mengambil nyawa anaknya dapat segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.
 
Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Gido telah turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan pengumpulan alat bukti. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus melakukan upaya pengejaran dan pencarian terhadap pihak pelaku yang masih melarikan diri. (tim)

Editor : Leo Sihotang
#nias