Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

KNPI Tanjungbalai Minta Kapoldasu Ambil Alih Kasus Scammer

Metro-Esa • Senin, 25 Mei 2026 | 17:09 WIB
Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Energy of Harmony bersama masyarakat Kota Tanjungbalai menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Tanjungbalai.
Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Energy of Harmony bersama masyarakat Kota Tanjungbalai menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Tanjungbalai.

TANJUNGBALAI, METRODAILY - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Energy of Harmony bersama masyarakat Kota Tanjungbalai menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Tanjungbalai, Jumat (22/05/26).

Aksi tersebut menuntut agar dugaan kasus scammer yang sebelumnya diungkap di Kota Tanjungbalai, segera dituntaskan dan para pelaku segera ditangkap.
Dalam aksi tersebut, massa juga meminta aparat kepolisian menindak tegas terduga pelaku bernama Lodes yang beberapa hari lalu sempat diamankan oleh Polres Tanjungbalai.

Ketua DPD KNPI Energy of Harmony Kota Tanjungbalai, Muhammad Azri,, memimpin langsung aksi tersebut bersama jajaran pengurus KNPI tingkat kecamatan dan berbagai elemen pemuda.

Bahkan, dengan semangat Muhammad Azri, membawa podium milik KNPI ke depan Polres Tanjungbalai, dan naik ke podium di pinggir jalan sambil berorasi.
Azri menilai penanganan dugaan markas scammer yang sebelumnya digerebek Satreskrim Polres Tanjungbalai beberapa hari lalu di Gang Daulay berjalan lamban, dan belum menunjukkan kepastian hukum yang jelas.

Baca Juga: Kapolri Diminta Perintahkan Kapoldasu Bongkar Maraknya Pengangkutan Kayu di Humbahas

Azri mengatakan di hadapan massa aksi, penanganan kasus ini terkesan jalan di tempat. Masyarakat menunggu kepastian hukum dan tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

KNPI juga melontarkan kritik terhadap kepemimpinan Polres Tanjungbalai. Azri menyebut lambannya proses penanganan kasus menjadi rapor merah bagi institusi kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman.

Massa meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar memerintahkan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengambil alih penanganan kasus dugaan scammer tersebut agar proses hukum berjalan lebih transparan dan profesional.

Selain Muhammad Azri, orasi juga disampaikan oleh sejumlah tokoh pemuda di antaranya Bung Saufi Sima, Muhammad Teguh, dan Bung Sulaiman Marpaung.
Mereka meminta Kasatreskrim Polres Tanjungbalai AKP Bram kembali mengambil tindakan terhadap terduga pelaku yang disebut telah dilepas dengan status wajib lapor.

Baca Juga: Ngomong Soal Pungutan Rp100 Juta, Rumah Aktivis KNPI Dibakar OTK

KNPI Tanjungbalai juga menegaskan akan membawa persoalan ini ke tingkat nasional bersama Ketua Umum KNPI Haris Pratama agar mendapat perhatian lebih luas dari publik maupun pemerintah pusat.

Dalam aksi tersebut, massa turut mempertanyakan mengapa pemilik rumah yang menjadi lokasi penggerebekan belum juga ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, menurut mereka, terdapat sejumlah alat bukti lain, termasuk rekaman CCTV yang berada di lokasi kejadian.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan massa meminta agar proses hukum dilakukan secara terbuka serta tidak tebang pilih.(Vin)

Editor : Metro-Esa
#scammer #KNPI TANJUNGBALAI #kapoldasu