TAPSEL, METRODAILY - Tim akhirnya menemukan satu korban terakhir longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Rabu (20/5) pagi.
Korban bernama Sariman Gulo (22) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan tertimbun material longsor akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut, Senin (18/5).
Proses pencarian dilakukan oleh personel gabungan dari BPBD Tapanuli Selatan, TNI, Polri, dan masyarakat setempat menggunakan alat berat serta peralatan manual.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapsel Idham Halid Pulungan kepada ANTARA mengatakan korban ditemukan setelah tim melakukan penyisiran dan pembongkaran material longsor di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Bawa 900 Liter Solar Subsidi, 1 Pria Diamankan Polres Tapsel di Halongonan Timur
"Jenazah korban yang ditemukan sekitar pukul 09.05 WIB kemudian dievakuasi dan akan dibawa ke Puskesmas Batang Toru sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.
Sebelumnya atau Selasa (19/5), ibu korban, Yasine Gulo (43), juga telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi longsor.
Peristiwa longsor terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan Batang Toru. Kedua korban diduga tertimbun saat berada di belakang rumah untuk memperbaiki saluran air yang tersumbat.
11 Tahun Lalu Merenggut Ayah dan Putri
Peristiwa longsor merenggut nyawa pada keluarga ini juga pernah terjadi pada tahun 2015, 11 tahun lalu. Saat itu longsor menimpa rumah yang ditinggali keluarga ini. Ayah dan saudari dari Viki Gulo, menjadi korban.
"Suami dan putri dari korban sudah pernah menjadi korban longsor. Kejadiannya 2005 lalu. Ini kejadian kedua. Keduanya meninggal karena longsor sampai masuk rumah," ulas Kepala Lingkungan II, Wek I, Batangtoru, Asmara Budi Daulay. (SAN/ant)