LABUHANBATU, METRODAILY - Sejumlah warga di Jalan Besar Ajamu, Desa Perkebunan Ajamu, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas dan mengungkap jaringan peredaran narkoba jenis sabu di wilayah mereka.
Desakan tersebut muncul akibat keresahan masyarakat yang menilai aktivitas transaksi narkoba masih berlangsung secara bebas dan terang-terangan di lingkungan mereka.
Ironisnya, lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran sabu itu berada di kawasan padat penduduk dan hanya berjarak sekitar 50 meter dari pabrik kelapa sawit, sehingga dikhawatirkan berdampak luas terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Baca Juga: Truk Terbalik Timpa Sepedamotor di Labura
"Kami meminta polisi segera mengungkap dalang di balik peredaran sabu di kawasan Simpang PKS Ajamu. Ini sangat merusak generasi muda dan membuat kami khawatir akan masa depan anak-anak di sini," ujar seorang warga kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Menurut keterangan warga, aktivitas mencurigakan kerap terjadi, terutama pada malam hari. Sejumlah orang yang tidak dikenal disebut sering keluar-masuk ke lokasi tersebut, yang diduga menjadi titik transaksi narkoba.
Kondisi ini membuat masyarakat merasa tidak aman dan berharap adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
Baca Juga: Ketua Pokjaluh Kemenag Labura Terima Penghargaan dari SMK IT Shah Hamidun Majid
Warga lainnya juga mengungkapkan bahwa peredaran narkoba di wilayah tersebut masih terus berlangsung meskipun aparat kepolisian disebut telah beberapa kali melakukan penindakan.
Namun demikian, hingga saat ini diduga bandar utama atau pengendali jaringan belum berhasil diamankan.
"Disebut-sebut pria berinisial BC sebagai pemainnya. BC sering berpindah lokasi dan sulit ditemukan, sehingga sampai sekarang belum tersentuh hukum, ungkap warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Baca Juga: Bus Rombongan Drumband Pelajar Terjun ke Sungai di Labura, 20 Penumpang Selamat
Masyarakat berharap pihak kepolisian tidak hanya melakukan penindakan sesaat, tetapi juga mampu membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya.
Mereka juga meminta adanya peningkatan patroli dan pengawasan di kawasan tersebut guna mencegah semakin meluasnya peredaran narkoba.
Sementara itu, Kapolsek Panai Tengah, AKP Amlan, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan terkait informasi yang disampaikan warga mengenai dugaan peredaran narkoba di kawasan Simpang PKS Ajamu tersebut. (bud)