LABURA, METRODAILY – Bus yang membawa rombongan pelajar grup drumband terjun ke sungai sedalam sekitar tujuh meter di Jalinsum Pancur, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Senin (11/5/2026) dini hari.
Meski mengalami kecelakaan tunggal cukup parah, seluruh penumpang yang berjumlah sekitar 20 pelajar dilaporkan selamat.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.20 WIB saat bus BK 7273 LY melintas di kawasan jembatan Sei Siala dalam kondisi hujan lebat.
Baca Juga: Viral Isu Santunan Korban Bencana Harus Ada Mayat, Kadis Sosial Tapteng: Hoaks!
Informasi yang dihimpun, bus dikemudikan Dedi (34), warga Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.
Sebelum kecelakaan, bus diketahui membawa rombongan grup drumband pelajar dari Kisaran menuju Aek Nabara setelah mengikuti kegiatan di Kota Kisaran.
Diduga karena kondisi hujan deras dan genangan air di badan jalan, sopir tidak melihat lubang di sekitar jembatan Sei Siala.
Akibatnya, roda bus menghantam lubang hingga kendaraan hilang kendali dan terpental ke jalur kanan.
Baca Juga: Polres Tapteng Operasikan 3 Dapur SPPG: Pandan, Sarudik, dan Badiri
Bus kemudian menerobos pembatas jembatan sebelum akhirnya jatuh ke sungai.
“Bus membawa rombongan grup drumband dari salah satu sekolah di Aek Nabara yang pulang dari Kisaran menuju Aek Nabara,” ujar salah seorang pihak bus di lokasi.
Beruntung, seluruh penumpang berhasil selamat meski sempat mengalami kepanikan saat bus terjun ke sungai.
Hingga Senin pagi, proses evakuasi kendaraan masih dilakukan di lokasi kejadian.
Baca Juga: Sekdakab Tapteng Pimpin Apel ASN: Pelayanan Harus ‘Naik Kelas’ Pascabencana
Peristiwa itu juga menjadi perhatian warga sekitar karena kondisi jalan dan lubang di kawasan jembatan disebut kerap membahayakan pengendara, terutama saat hujan deras. (st)