Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kapal Diduga Gunakan Bom Ikan Bongkar di Sibolga, Nama “Amir” Disebut-sebut Pemilik

Editor Satu • Senin, 11 Mei 2026 | 11:30 WIB
Kapal tanpa nama dan nomor lambung yang diduga terkait aktivitas penangkapan ikan ilegal saat bongkar muatan di Tangkahan Alindo, Sibolga.
Kapal tanpa nama dan nomor lambung yang diduga terkait aktivitas penangkapan ikan ilegal saat bongkar muatan di Tangkahan Alindo, Sibolga.

SIBOLGA, METRODAILY – Aktivitas kapal yang diduga menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan kembali menjadi sorotan di Kota Sibolga.

Sebuah kapal tanpa nama dan nomor lambung ditemukan sedang bongkar muatan di Tangkahan Alindo, Jalan KH Ahmad Dahlan, Sabtu (9/5/2026).

Temuan itu diungkap tim investigasi LSM RCW Sibolga-Tapteng saat melakukan pemantauan di kawasan tangkahan.

Ketua Investigasi LSM RCW Sibolga-Tapteng, Hendri Pakpahan, mengatakan dari informasi yang dihimpun di lokasi, muncul nama “Amir” yang disebut-sebut sebagai pemilik kapal tersebut.

Baca Juga: Cinta Laura Masuk Ruang Operasi Usai Jari Tersayat Pisau, Tetap Full Glam di RS

“Kami tanya-tanya ke warga sekitar, katanya kapal itu milik Amir. Informasinya, nama itu sudah lama dikenal dalam aktivitas seperti ini,” ujar Hendri kepada wartawan.

Menurut Hendri, kapal yang diduga terlibat aktivitas penangkapan ikan menggunakan bahan peledak itu bebas keluar masuk perairan Sibolga-Tapanuli Tengah meski tidak memiliki identitas kapal yang jelas.

LSM RCW mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan aktivitas ilegal tersebut.

Baca Juga: Manchester City Hajar Brentford 3-0, Kans Juara Premier League Terjaga

Mereka meminta TNI Angkatan Laut, Satpolair Polres Sibolga, serta Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) turun tangan melakukan penindakan.

“Jangan sampai kejadian ledakan yang pernah terjadi sebelumnya terulang lagi. Aktivitas seperti ini bukan hanya merusak habitat laut, tapi juga membahayakan masyarakat sekitar tangkahan,” katanya.

Hendri menyebut, beberapa waktu lalu sempat terjadi ledakan yang diduga berkaitan dengan bahan peledak nelayan dan menyebabkan warga sekitar menjadi korban.

Baca Juga: Ban Depan Diduga Slip, Cewek 19 Tahun Tewas Terseret dan Hantam Truk di Siantar

Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan pengawasan terhadap kapal-kapal yang diduga tidak memiliki dokumen lengkap namun tetap bebas beroperasi di perairan Sibolga-Tapteng.

“Kami menduga ada pembiaran terhadap aktivitas ini. Karena kapal tanpa identitas bisa bebas keluar masuk wilayah perairan,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, termasuk TNI AL, Polres Sibolga maupun PSDKP Sibolga terkait dugaan aktivitas kapal tersebut. (ts)

Editor : Editor Satu
#tangkahan di sibolga #bom ikan