ASAHAN, METRODAILY – Aksi pencurian ternak kembali meresahkan warga di Kabupaten Asahan. Komplotan maling lembu dilaporkan berulang kali beraksi di Dusun V, Desa Aek Loba AFD 1, Kecamatan Aek Kuasan.
Terbaru, tiga ekor lembu milik warga bernama Joko hilang digondol pelaku pada Minggu (15/2/2026). Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus pencurian ternak di wilayah tersebut.
Korban mengaku telah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Ekonomi Sumut 2025 Tumbuh Positif, Tapi OJK Ingatkan Tekanan Kredit Bermasalah
“Setelah kejadian, saya langsung membuat laporan ke Mapolsek Pulau Raja,” ujar Joko saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).
Warga lainnya, Alamsyah, menyebutkan bahwa komplotan pencuri diduga sudah berulang kali beraksi di sejumlah titik. Pelaku disebut menggunakan mobil untuk mengangkut ternak hasil curian.
“Informasi dari warga, mereka sering beraksi di tempat berbeda dan membawa mobil, tapi platnya tidak diketahui,” ungkapnya.
Kepala Dusun V Desa Aek Loba, Ade Syahrul, membenarkan bahwa aksi pencurian lembu telah menimbulkan keresahan serius di tengah masyarakat.
Baca Juga: Gara-gara Tempat Tidur, Pria Ini Bacok Rekan Kerja Pakai Parang
“Warga sudah sangat kesal. Kami berharap pelaku segera ditangkap aparat penegak hukum,” tegasnya.
Desakan serupa juga disampaikan Ketua BKPRMI Kecamatan Aek Kuasan, Khairul Alamsyah. Ia meminta aparat kepolisian bertindak cepat dan serius mengusut kasus tersebut.
“Keseriusan aparat sangat diperlukan. Ini menyangkut mata pencaharian masyarakat, khususnya peternak. Harus diusut tuntas,” ujarnya.
Baca Juga: Diburu Berbulan-bulan, Pelaku Curanmor Tebingtinggi Ditangkap di Medan
Hingga kini, warga berharap peningkatan patroli dan langkah konkret dari kepolisian untuk menghentikan aksi komplotan maling lembu yang dinilai semakin berani. (ded)
Editor : Editor Satu