
TEBINGTINGGI, METRODAILY – Pertengkaran sepele soal tempat tidur berujung aksi brutal di Kota Tebingtinggi. Seorang pria berinisial DE (38) nekat membacok rekan kerjanya menggunakan parang di sebuah bengkel.
Peristiwa terjadi di Bengkel Daitam, Jalan Yos Sudarso, Lingkungan III, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Korban, Muhammad Ridwan Siregar (34), warga Kabupaten Padang Lawas, mengalami luka robek di bagian paha kiri akibat sabetan senjata tajam.
Baca Juga: Diburu Berbulan-bulan, Pelaku Curanmor Tebingtinggi Ditangkap di Medan
Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, Iptu Dr Herikson P Siahaan, menjelaskan insiden bermula saat korban hendak beristirahat di kamar bengkel. Namun terjadi cekcok dengan pelaku terkait penggunaan tempat tidur.
“Awalnya hanya kesalahpahaman. Korban sempat mengalah dan menjauh, namun kembali emosi setelah pelaku mengeluarkan kata-kata kasar,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Situasi memanas ketika korban kembali mendekat. Pelaku secara tiba-tiba menyerang dengan parang dan mengenai paha kiri korban.
Baca Juga: OJK Beberkan Aturan Baru Kripto 2026, Risiko Tinggi hingga 1.464 Aset Resmi Diawasi
Usai kejadian, korban langsung melapor ke Polres Tebingtinggi. Tim Opsnal Sat Reskrim yang dipimpin Ipda N.J. Silalahi bergerak cepat menuju lokasi.
“Pelaku berhasil diamankan di sekitar tempat kejadian tidak lama setelah laporan diterima,” kata Herikson.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang bergagang hitam merah yang sempat disembunyikan di dalam ruangan bengkel.
Baca Juga: Angkut 3 Kg Ganja Naik Becak, Parbetor dan Seorang Wanita Diamankan di Tapsel
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Tebingtinggi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan, sekecil apa pun pemicunya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 466 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana penganiayaan. (ron)