HUMBAHAS, METRODAILY – Warga Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, dibuat resah dengan maraknya aksi pelecehan seksual berupa “begal payudara” yang terjadi pada malam hari.
Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial sejak April 2026. Sejumlah warga mengaku kejadian kerap terjadi di beberapa titik, seperti Jalan Veteran, Jalan Parsaoran, Jalan Letkol G.A. Manullang hingga kawasan Lapangan Merdeka Doloksanggul.
Dalam unggahan yang beredar, pelaku disebut menggunakan sepeda motor jenis Vario berwarna merah hitam dan menyasar perempuan, terutama pada malam hari.
Baca Juga: May Day di KEK Sei Mangkei: Outsourcing dan Dugaan Calo Tenaga Kerja Disorot
Warga Minta Penerangan Jalan Ditambah
Selain mengkhawatirkan keselamatan, warga juga meminta pemerintah daerah segera menambah penerangan jalan di titik-titik rawan guna meminimalisir aksi kejahatan serupa.
Kondisi minim lampu jalan dinilai memperbesar peluang pelaku melancarkan aksinya.
Menanggapi keresahan tersebut, Kapolres Humbahas Adi Nugroho memastikan pihaknya telah mengambil langkah cepat.
Baca Juga: RSUD dr Djasamen Siantar Resmikan ESWL: Pengobatan Batu Ginjal Tanpa Operasi
Polres Humbahas kini meningkatkan patroli rutin malam hari, khususnya pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB di lokasi-lokasi rawan.
“Ini sebagai langkah antisipasi dan respons cepat terhadap informasi yang berkembang di masyarakat,” ujar Adi Nugroho, Sabtu (2/5/2026).
Pelaku Diburu, Warga Diminta Aktif Melapor
Selain patroli, polisi juga melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan warga.
Kapolres menegaskan, pelaku akan ditindak tegas apabila terbukti melakukan tindak pidana.
Baca Juga: Hardiknas 2026 di Siantar, Pejabat Disebar ke Sekolah-Sekolah
Masyarakat juga diimbau segera melapor jika mengalami atau melihat kejadian mencurigakan, baik ke Polsek Doloksanggul maupun melalui layanan call center 110.
“Kami mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.
Polisi berharap sinergi antara masyarakat dan aparat dapat mencegah gangguan keamanan sejak dini, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, khususnya bagi perempuan. (net)