SIANTAR, METRODAILY – Aksi kriminal terjadi di kawasan Lapangan Merdeka atau Taman Bunga, Jalan Merdeka, Pematangsiantar. Seorang mahasiswa berinisial RM (19) menjadi korban perampokan oleh dua pria, Senin (20/4) pagi.
Kedua pelaku masing-masing berinisial RDP (27), warga Jalan Manunggal, Kecamatan Siantar Barat, dan DMS (24), warga Bahruksi, Nagori Pematang Panei, Kecamatan Panambean Panei, Kabupaten Simalungun.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Riz Akbar, Rabu (29/4), menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).
Kejadian bermula saat korban hendak menuju Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Sebelum ke kampus, korban sempat singgah dan duduk di Taman Bunga, lalu berencana menuju Perpustakaan Umum Sintong Bingei yang berada tidak jauh dari lokasi.
Namun, korban tiba-tiba didatangi dua pria tak dikenal. Pelaku kemudian merampas uang tunai sebesar Rp120 ribu serta dua unit telepon genggam milik korban, yakni Samsung Galaxy A-16 dan Samsung Galaxy A-22.
Tidak terima, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pematangsiantar dengan nomor laporan LP/B/217/IV/2026/SPKT.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Sat Reskrim bergerak cepat. Pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.30 WIB, petugas menangkap RDP di pintu keluar RSUD dr Djasamen Saragih, Jalan Sutomo, Kecamatan Siantar Selatan. Dari tangan pelaku diamankan satu unit ponsel.
Dalam pemeriksaan, RDP mengakui beraksi bersama DMS. Sehari kemudian, Selasa (28/4) sekitar pukul 12.15 WIB, polisi menangkap DMS di kediamannya di Kabupaten Simalungun dengan didampingi orang tua dan Bhabinkamtibmas setempat.
Dari kedua pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit ponsel Samsung Galaxy A-16 serta sebuah knuckle yang digunakan untuk memukul korban.
“Kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Sat Reskrim Polres Pematangsiantar untuk proses hukum lebih lanjut sesuai Pasal 477 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” ujar AKP Sandi.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat berada di ruang publik. (Rel)
Editor : Editor Satu