Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Cekcok Status Facebook Berujung Maut, IRT di Tebingtinggi Tewas Ditikam

Editor Satu • Rabu, 15 April 2026 | 13:10 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di lokasi penikaman IRT di Tebingtinggi, Selasa (14/4).
Petugas kepolisian melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di lokasi penikaman IRT di Tebingtinggi, Selasa (14/4).

TEBINGTINGGI, METRODAILY – Kasus penikaman tragis menewaskan seorang ibu rumah tangga (IRT) terjadi di Kota Tebingtinggi. Hingga kini, Sat Reskrim Polres Tebingtinggi masih memburu pelaku yang diketahui berinisial R alias Reza.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Perumahan BTN Purnawirawan, Jalan AMD, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Korban, Nita Rika Irawati Gultom (43), meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk serius akibat serangan senjata tajam jenis pisau.

Baca Juga: Jambak Lawan, Lisandro Martinez Dikartu Merah

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi Budi Sihombing menjelaskan, insiden bermula dari persoalan unggahan di media sosial Facebook yang diduga menyinggung pelaku.

Pelaku kemudian mendatangi korban untuk meminta klarifikasi. Namun, pertemuan tersebut justru memicu cekcok yang berujung aksi penyerangan brutal di halaman rumah korban.

Akibat serangan itu, korban tergeletak bersimbah darah. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan karena luka yang diderita cukup parah.

Baca Juga: MU Tumbang dari Leeds Menang, Tertahan di Posisi Tiga

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polres Tebingtinggi bersama Polsek Rambutan segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Petugas langsung mengamankan lokasi dengan garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi, dan saat ini masih memburu pelaku,” ujar Budi, Rabu (15/4).

Tim Inafis turut melakukan identifikasi di lokasi, sementara jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi untuk keperluan visum et repertum (VER).

Baca Juga: Tak Mau Bertahan, PSG Siap Serang Liverpool di Anfield Meski Unggul 2-0

Hingga kini, pelaku masih dalam pelarian. Polisi terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif lebih dalam sekaligus memastikan pelaku segera ditangkap.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan jika mengetahui keberadaan pelaku. Polisi juga meminta pelaku agar segera menyerahkan diri. (Ron)

Editor : Editor Satu
#cekcok status facebook #tewas ditikam