Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Mayat Pedagang di Angkola Barat Penuh Luka, Polisi Dalami Dugaan Kekerasan

Editor Satu • Selasa, 14 April 2026 | 14:00 WIB
Jenazah-Ilustrasi.
Jenazah-Ilustrasi.

TAPSEL, METRODAILY – Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) masih melakukan pendalaman terkait penemuan mayat seorang pedagang di Desa Sialogo, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang ditemukan pada Senin (6/4/2026) lalu.

Kasat Reskrim Polres Tapsel, IPTU Bontor Desmonth, mengatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk telepon genggam milik korban dan beberapa ponsel milik pihak yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Kita juga sudah amankan HP korban dan HP orang-orang yang diduga ada kaitan dengan peristiwa ini. HP tersebut sudah dibawa ke Polda Sumut untuk dilakukan identifikasi secara forensik,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: Begal Sadis Toke Ikan di Sidimpuan Ditangkap, Korban Ditebas Pakai Parang

Sebelumnya, korban berinisial AMS (42), seorang pedagang, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi telungkup di sekitar lokasi kejadian.

Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka di bagian wajah, leher, dan tangan. Kondisi tubuh yang sudah mulai membusuk serta adanya lebam dan lecet di beberapa bagian tubuh menimbulkan dugaan awal bahwa korban meninggal tidak wajar akibat kekerasan.

Kapolsek Batangtoru, AKP P.M. Siboro, menjelaskan bahwa penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa Sialogo setelah warga menemukan jasad korban di sekitar area Tempat Pemakaman Umum (TPU) saat hendak mengambil buah kelapa.

Baca Juga: Polres Labusel Turun Malam, Patroli Skala Besar Sikat 3C di Kotapinang

“Setibanya di TKP, kami menemukan korban dalam keadaan mulai membusuk dengan beberapa luka di wajah, leher, dan tangan. Dari pemeriksaan awal terdapat bekas lebam dan sayatan yang mengindikasikan kekerasan fisik,” jelasnya.

Polisi kemudian langsung mengamankan lokasi kejadian serta sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban yang berlumuran darah dan tas berisi buah salak yang ditemukan di dekat jenazah.

Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan luar bersama tim Inafis, yang menemukan sejumlah luka, di antaranya cekungan di kepala, pembengkakan pada kelopak mata kiri, serta luka lecet di tangan, kaki, dan paha.

Baca Juga: Pemko Tanjungbalai Minta Pedagang Pasar Bahagia Pindah ke Lapak Resmi

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian. Keluarga korban juga telah menyetujui dilakukan autopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan,” tambah AKP Siboro.

Hingga kini, polisi masih terus mengumpulkan bukti dan melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. (Net)

Editor : Editor Satu
#polres tapsel #penemuan mayat