MADINA, METRODAILY – Seorang pria, Ferdiansyah (36), warga Desa Panyabungan Tonga, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tewas setelah menjadi korban aksi main hakim sendiri di lokasi tambang emas ilegal, Rabu (8/4/2026).
Peristiwa tragis itu terjadi di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat, saat korban diduga ketahuan melakukan pencurian di area pengolahan emas ilegal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah warga yang berada di lokasi langsung mengamuk dan melakukan penganiayaan terhadap korban.
Baca Juga: 22.450 Warga Siantar Terima Bantuan Pangan Februari-Maret Berupa Beras dan Minyak Goreng
Korban mengalami luka serius akibat sabetan benda tajam di beberapa bagian tubuh, terutama kepala dan pergelangan tangan, hingga menyebabkan pendarahan hebat.
Dalam kondisi kritis, korban sempat dilarikan ke RSUD Panyabungan untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawa korban tidak tertolong akibat luka parah yang dideritanya.
Tinggalkan Istri Hamil dan Anak
Kematian Ferdiansyah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Ia diketahui memiliki dua anak yang masih kecil, sementara istrinya tengah mengandung anak ketiga.
Baca Juga: Hape Dicopet Saat Menyeberang di Pasar Horas, Pelaku dan Penadah Dibekuk
Peristiwa ini juga memicu keprihatinan masyarakat terkait maraknya praktik tambang emas ilegal yang kerap menimbulkan konflik sosial.
Keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panyabungan untuk diproses lebih lanjut.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan memastikan kronologi pasti kejadian. (Net)
Editor : Editor Satu