SIMALUNGUN, METRODAILY – Suasana berbeda tampak di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polres Simalungun, Kamis (26/3/2026). Sejumlah tahanan mengikuti kegiatan pembinaan rohani dan mental (binrohtal) yang digelar Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membina para tahanan, tidak hanya dari aspek hukum, tetapi juga dari sisi spiritual dan pembentukan karakter.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, binrohtal merupakan program rutin yang bertujuan membantu tahanan memperbaiki diri selama menjalani masa penahanan.
Baca Juga: Pencuri Gas LPG Angkut 5 Tabung dari Rumah Makan Saat Dini Hari
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pembinaan menyeluruh, termasuk penguatan spiritual agar para tahanan menyadari kesalahan dan memiliki bekal moral yang lebih baik,” ujarnya.
Ibadah dan Pesan Pertobatan di Balik Jeruji
Kegiatan binrohtal dipimpin Kasat Tahti Iptu Syahrial Lubis, dengan ibadah yang dipandu Aipda Indra Saragih. Rangkaian kegiatan meliputi doa bersama, ibadah, hingga khotbah bertema kekuatan iman dalam menghadapi kehidupan.
Dalam khotbahnya, Indra Saragih menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai sumber kekuatan, termasuk saat menjalani masa hukuman.
Baca Juga: Eks Kepala Kas BNI Buron Rp28 Miliar Ditangkap di Bandara, Pulang dari Luar Negeri
“Kita semua tidak luput dari kesalahan. Namun melalui iman dan pertobatan, selalu ada kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” pesannya di hadapan empat tahanan peserta kegiatan.
Pembinaan Dinilai Efektif Ubah Sikap Tahanan
Kasat Tahti Iptu Syahrial Lubis menyebut, kegiatan binrohtal memberi dampak positif terhadap kondisi mental dan emosional para tahanan.
Menurutnya, pendekatan spiritual terbukti mampu menumbuhkan kesadaran diri dan perubahan sikap ke arah yang lebih baik.
Baca Juga: Laura Basuki Emosional Jadi Biarawati di Film Yohanna, Peran Tersulit Sepanjang Karier
“Kami melihat adanya perubahan sikap yang lebih positif setelah mengikuti kegiatan ini. Pendekatan humanis sangat efektif dalam pembinaan,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, pengamanan tetap dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Polres Simalungun memastikan program binrohtal akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan tahanan.
“Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pembina masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani proses hukum,” tegas Verry. (rel)