Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Awas Penipuan Jual-Beli Titik Dapur MBG, BGN Minta Masyarakat Segera Lapor

Editor Satu • Jumat, 13 Maret 2026 | 09:50 WIB

 

Badan Gizi Nasional minta semua mitra SPPG mengunggah menu MBG beserta kandungan gizi dan harga ke media sosial untuk transparansi publik.
Badan Gizi Nasional minta semua mitra SPPG mengunggah menu MBG beserta kandungan gizi dan harga ke media sosial untuk transparansi publik.

JAKARTA, METRODAILY – Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terkait tawaran jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN Tigor Pangaribuan mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan investigasi terhadap dugaan penipuan tersebut.

“Menurut saya harus ada investigasi yang berdasar fakta,” ujar Tigor, Selasa (11/3).

Ia meminta masyarakat yang menerima tawaran mencurigakan terkait jual-beli titik SPPG segera melapor ke Sentra Aduan Gizi Indonesia (SAGI) melalui Call Center 127 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Modus Iming-Iming Titik Dapur Hingga Rp200 Juta

Kepala BGN Dadan Hindayana juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran bisnis yang mengatasnamakan program MBG dengan meminta imbalan uang.

Menurutnya, setiap pihak yang terbukti melakukan penipuan dengan membawa nama program pemerintah tersebut akan diproses secara hukum.

“Jika orangnya dikenal dengan alamat yang jelas, diproses sesuai prosedur. Jika jelas penipuan, dilaporkan secara hukum,” tegas Dadan.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya mengungkapkan salah satu modus yang ditemukan adalah penawaran jual-beli titik SPPG dengan biaya hingga Rp200 juta.

Ia menegaskan bahwa sistem pendaftaran titik dapur MBG saat ini sudah ditutup sehingga masyarakat perlu berhati-hati jika ada pihak yang mengklaim masih bisa membuka atau menjual titik dapur.

“Saya pernah menerima video orang yang menyebarkan informasi titik jual beli itu Rp200 juta. Jadi saya lihat langsung ID-nya berapa, lalu kami drop agar tidak merugikan masyarakat,” kata Sony.

Dugaan Penipuan Terjadi di Bekasi

Kasus terbaru dugaan penipuan tersebut dilaporkan terjadi di Babelan, Bekasi, Jawa Barat, di mana seorang perempuan diduga menawarkan pembukaan dapur SPPG dengan janji keuntungan berlipat.

Korban yang tergiur dilaporkan telah menyetorkan uang hingga puluhan juta rupiah kepada pelaku.

BGN pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran bisnis yang menjanjikan keuntungan besar dengan mengatasnamakan program pemerintah. (Dtc)

 

Editor : Editor Satu
#Mbg #BGN #Makan Bergizi Gratis