Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Viral! Susi Sinaga Tertipu Kerja ke Malaysia, Kini Kritis di Kamboja

Editor Satu • Kamis, 5 Maret 2026 | 10:40 WIB

Susi Yanti Br Sinaga.
Susi Yanti Br Sinaga.

Diminta Tebusan Puluhan Juta

PEKANBARU, METRODAILY – Seorang gadis asal Kabupaten Siak, Riau, Susi Yanti Br Sinaga (22), dikabarkan kritis di Kamboja setelah diduga menjadi korban penipuan lowongan kerja ke Malaysia.

Kasus ini viral di media sosial dan kini tengah ditangani otoritas terkait.

Korban, kelahiran 2003 asal Lubuk Dalam, berangkat pada 12 Desember 2025 bersama seorang kenalannya berinisial BS. Kepada keluarga, Susi berpamitan untuk bekerja di Malaysia.

Namun belakangan diketahui ia justru berada di Kamboja dan bekerja di sektor industri daring yang diduga terkait praktik scammer.

Dalam perkembangan terakhir, Susi dilaporkan mengalami gangguan kesehatan dan dirawat di salah satu rumah sakit di Kamboja.

Keluarga mengaku diminta membayar biaya pengobatan hingga puluhan juta rupiah. Bahkan, disebutkan ada ancaman bahwa korban akan “disuntik mati” jika biaya tidak dipenuhi.

Foto yang beredar memperlihatkan Susi terbaring di ranjang rumah sakit saat melakukan panggilan video dengan keluarga. Selang medis tampak terpasang di hidung dan mulutnya.

BP3MI dan KBRI Turun Tangan

Keluarga telah melaporkan kasus ini ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau.

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban.

“BP3MI Riau sudah menerima laporan tersebut dari pihak keluarga. Sudah ditindaklanjuti dengan surat ke pimpinan pusat dan telah disurati ke perwakilan RI,” ujar Fanny, Selasa (3/3).

Saat ini, pihak perwakilan RI melalui KBRI Phnom Penh tengah melakukan pengecekan langsung ke rumah sakit tempat korban dirawat. BP3MI masih menunggu perkembangan hasil verifikasi di lapangan.

Baca Juga: Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Lebih Kering, Sebagian Sumut Masuk Zona Rawan

Keluarga Kaget Susi di Kamboja

Ayah korban, J Sinaga, mengungkapkan awalnya Susi berpamitan bekerja di Malaysia bersama seorang pria bernama Bram Silitonga yang disebut tinggal di Pekanbaru.

“Anak saya Desember lalu berangkat untuk kerja ke Malaysia. Berangkat ke Pekanbaru, penerbangan dari Pekanbaru ke Malaysia sama temannya Bram Silitonga,” kata J Sinaga.

Setibanya di Malaysia, Susi sempat menghubungi keluarga dan mengaku sudah menerima gaji. Ia bahkan sempat menunjukkan uang pecahan dolar melalui panggilan video.

Namun, beberapa waktu kemudian, Bram mengabarkan bahwa Susi sakit dan membutuhkan biaya pengobatan. Keluarga diminta mengirimkan uang secara bertahap.

“Ada pertama kirim Rp40 juta, lalu kirim lagi itu total Rp90 juta,” ujar J Sinaga.

Keluarga semakin terkejut ketika diberi tahu bahwa Susi ternyata dirawat di rumah sakit di Kamboja, bukan di Malaysia seperti yang disampaikan sebelumnya.

“Kami kaget dibilang dirawat di Kamboja. Kan berangkat awal ke Malaysia kerja di sana, jadi nggak tahu tiba-tiba Kamboja. Makanya kami lapor ke BP3MI, Polres juga sudah datang ke rumah,” katanya.

Harap Dipulangkan Selamat

Keluarga kini berharap pemerintah dapat membantu memulangkan Susi dalam kondisi selamat.

Jika keberadaannya telah dipastikan, keluarga menyatakan siap terbang ke Kamboja untuk menjemput langsung.

“Sekarang kami hanya tahu anak kami terbaring sakit di Kamboja. Kami berharap bisa pulang atau kami jemput kalau sudah tahu posisinya,” kata J Sinaga.

Hingga kini, kondisi Susi disebut memprihatinkan. Pihak keluarga menegaskan korban tidak memiliki riwayat penyakit serius sebelum berangkat bekerja ke luar negeri. (Dtc)

Editor : Editor Satu
#kamboja #Tertipu Kerja