Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bus ALS Bawa Atlet Karate Sumut Terguling di Padang, 2 Tewas & Puluhan Luka

Editor Satu • Selasa, 9 September 2025 | 12:00 WIB

Kondisi bus ALS yang terbalik usai kecelakaan di Padang Pariaman (kiri. Muhammad Dhijey Lexsie, atlet karate juara yang tewas dalam kecelakaan. (kanan)
Kondisi bus ALS yang terbalik usai kecelakaan di Padang Pariaman (kiri. Muhammad Dhijey Lexsie, atlet karate juara yang tewas dalam kecelakaan. (kanan)

PADANG, METRODAILY – Kecelakaan maut menimpa rombongan atlet karate Shindoka asal Sumatera Utara (Sumut) yang baru pulang usai bertanding.

Bus ALS Pariwisata yang ditumpangi mereka terbalik setelah menabrak pembatas jalan di ruas Exit Tol Padang–Sicincin, Kapalo Hilalang, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (7/9) malam.

Insiden tragis ini menewaskan dua atlet karate Sumut dan melukai puluhan orang lainnya.

“Dua orang meninggal dunia dan 29 mengalami luka ringan,” kata Kasat Lantas Polres Padang Pariaman Iptu Rudi Chandra, Senin (8/9).

Baca Juga: Saldo CJH Antre Bertambah, BPKH Bagikan Nilai Manfaat Rp2,1 Triliun

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, namun baru dilaporkan ke polisi pada Senin pagi. Dugaan sementara, sopir bus kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan dan terguling.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes M Reza Chairul Akbar Sidiq menyebut pengemudi bus masih dalam penyelidikan.

“Diduga sopir melarikan diri setelah kejadian. Identitasnya sedang diselidiki,” tegas Reza.

Berdasarkan data Ditlantas, bus membawa 31 penumpang. Akibat kecelakaan, 2 tewas di tempat, 9 luka berat, dan 15 luka ringan. Seluruh korban telah dilarikan ke RSUD Padang Pariaman.

Baca Juga: Saldo CJH Antre Bertambah, BPKH Bagikan Nilai Manfaat Rp2,1 Triliun

Korban Tewas Atlet Berprestasi

Dua korban meninggal diketahui bernama Muhammad Dhijey Lexsie (17) dan Fahri Akbar Assweth (11). Tragisnya, Dhijey baru saja meraih Juara 1 dan Golden Ticket dalam ajang Road to National & Internasional Shukaido Karate Open Series 1 Tahun 2025 di GOR Universitas Negeri Padang, 5–7 September lalu.

Rombongan karateka tersebut seharusnya pulang ke Medan setelah kejuaraan. Namun perjalanan berubah duka akibat kecelakaan maut ini.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam, termasuk mengejar sopir bus yang kabur.

Baca Juga: Jaringan Sabu ‘Pak YO’ di Simalungun Terbongkar, 5 Anggota Ditangkap, Bos Besar Ikut Gol

“Kami pastikan kasus ini ditangani serius. Penyebab kecelakaan dan keberadaan sopir masih ditelusuri,” pungkas Reza.

Peristiwa ini sontak menyisakan duka mendalam, khususnya bagi dunia olahraga karate Sumatera Utara yang kehilangan dua atlet muda berbakat. (tmc)

Editor : Editor Satu
#Bus ALS terguling