TAPSEL, METRODAILY - Di sudut kecil Desa Hutaraja, Kecamatan Muara Batang Toru, Tapanuli Selatan, seorang perempuan muda membuktikan bahwa keberanian dan kerja keras dapat mengubah hidup.
Bunga Nirwana Siregar (21), pemilik Teras Rumah Coffeeshop, memulai usahanya dari nol hingga kini menjadi satu-satunya kedai kopi di daerahnya.
Bermula dari seorang karyawan di kedai kopi, Bunga tak pernah berhenti bermimpi untuk memiliki usahanya sendiri. Dengan modal awal dari berjualan buket bunga, ia perlahan mewujudkan impian itu bersama suaminya.
Namun, perjalanan tersebut tidak selalu mulus. Ia harus menghadapi keterbatasan modal, kesulitan membagi waktu antara bisnis dan keluarga, hingga tantangan dalam menarik pelanggan di daerah yang belum akrab dengan budaya coffee shop.
Ketajaman insting bisnis Bunga menjadi kunci suksesnya. Ia menyadari bahwa banyak warga Muara Batang Toru rela menempuh perjalanan ke kecamatan lain hanya untuk menikmati kopi berkualitas.
Peluang ini mendorongnya untuk membuka Teras Rumah Coffeeshop, menghadirkan berbagai varian kopi dengan harga terjangkau.
“Saya ingin kopi bisa dinikmati semua orang tanpa harus mahal. Karena itu, saya sesuaikan harga dengan kondisi masyarakat di sini,” ujar Bunga. Strategi ini terbukti sukses, membuat kedainya cepat diterima oleh pelanggan setia.
Titik balik perjalanan bisnisnya terjadi pada November 2024, ketika ia mengikuti Martabe Young Creative Entrepreneur Award 2024, ajang yang diadakan oleh PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe.
Melalui persaingan ketat, Bunga berhasil meraih juara pertama dan membawa pulang hadiah Rp 20 juta.
“Saya sangat bersyukur bisa menang di ajang ini. Hadiahnya saya gunakan untuk membeli mesin kopi otomatis agar produksi lebih cepat dan kualitas kopi lebih baik,” katanya dengan penuh semangat.
Tak ingin berhenti di satu titik, Bunga bercita-cita mengembangkan usahanya dengan membuka cabang baru dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi anak muda di daerahnya.
“Saya ingin pemuda di sini tahu bahwa sukses bisa dicapai asal mau berusaha. Jangan takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses. Selama ada mimpi dan kerja keras, pasti ada jalan,” tuturnya. (Rel)
Editor : Editor Satu