Makanan khas Batak Toba ini amat terasa sedap saat udara dingin seperti di Siborongborong itu sendiri. Angin segar dan dingin.
Biasanya, pengunjung menyantap Ombusombus ini dengan teh manis ataupun kopi hitam.
Sederhana, tapi kenikmatan makanan ini ternyata membuat sejumlah pengunjung mampir kembali ke kawasan tersebut.
Daerah ini berada di dataran tinggi yang berdekatan dengan kawasan Danau Toba.
Berkeliling di seputaran daerah ini, para pengunjung juga akan disuguhkan dengan lahan-lahan pertanian yang diolah baik secara manual maupun menggunakan mesin.
Daerah yang relatif datar ini menjadikan para petani tergolong berhasil hingga mampu mengekspor produksi pertaniannya.
Nah, di tengah pusat pasar, pertemuan antara tauke dan petani ada sebuah tugu yang dibangun. Tugu ini berada di pertigaan Kota Siborongborong. Tugu ini disebut sebagai tugu Ombusombus.
Tugu ini memperlihatkan seorang pria yang tengah mendorong sepeda pembawa makanan khas Batak Toba tersebut.
Artinya, sejak dulu, masyarakat Siborongborong sudah dikenal dengan kuliner khas Batak Toba yang hingga saat ini masih eksis.
Bukan tidak banyak makanan yang ada di sana, namun pengunjung tampaknya belum puas kalau tidak membeli Ombusombus sebagai buah tangan bagi sanak keluarga yang akan dijumpai.
Karena suasana dingin, maka makanan ini amat elok disantap saat masih panas. Itulah yang membuat setiap pembeli selalu bertanya, apakah masih panas?
Para pengunjung yang suka mengeksplorasi kekayaan sejarah desa, tempat ini sangat cocok didalami dan dijadikan bahan penelitian.
Kawasan Siborongborong ini juga dekat dengan Bandara Internasional Silangit.
Bukan hanya itu, para pengunjung juga bisa langsung melihat arema pacuan kuda yang berjarak kurang lebih 3 kilometer dari pusat Kota Siborongborong.
Seorang pengunjung, Hadi Silaban (35) mengatakan bahwa suasana kawasan Siborongborong memicu untuk makan.
"Mungkin karena cuaca dingin, setiap kali datang ke sini, bawaannya mau makan terus. Dan yang menarik, makanan khas Batak Toba Ombusombus itu selalu ada sejak pagi hingga malam," ungkap Hadi Silaban.
Terkait tugu Ombusombus tersebut, ia berkomentar bahwa masyarakat Siborongborong tidak lupa akan masa lalunya yang membuat mereka terkenal.
"Tugu ini merupakan ingatan tradisional sejak masa dulu. Mereka ini sudah terkenal hingga ke kancah Internasional gara-gara kuliner tersebut," terangnya.
"Sebenarnya, ada banyak hal lain yang bisa kita nikmati sebagai pengunjung di tempat ini. Mulai dari makanan, lokasi pertanian, pacuan kuda dan tradisi-tradisi yang dulu," pungkasnya. (nikson/tribun) Editor : Metro Daily