MEDAN, METRODAILY — Harga material bangunan dan lambannya proses administrasi menjadi dua persoalan yang dibahas Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan asosiasi pengembang perumahan di Sumut.
Pertemuan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Sabtu (26/9/2026) malam itu membahas upaya mempercepat pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk rumah subsidi.
Bobby menawarkan skema pengadaan material bangunan secara bersama dalam jumlah besar untuk mendapatkan harga yang lebih rendah. Pemerintah, pengembang, dan pihak swasta yang membutuhkan material dapat menggabungkan kebutuhan mereka dalam satu pengadaan.
“Kalau untuk harga bahan material, kami coba tawarkan cara yang mungkin bisa kita atasi bersama. Jadi memang kita harus kolaborasi, agar harga itu (material bangunan) bisa lebih murah, bagaimana jumlah pembeliannya dalam skala besar, jadi ada potongan,” kata Bobby.
Menurut dia, pemerintah dapat menyampaikan kebutuhan material kepada distributor, kemudian digabungkan dengan kebutuhan perusahaan pengembang. Pembelian dalam volume besar diharapkan membuka ruang mendapatkan harga lebih murah.
“Jadi nanti pemerintah misalnya membutuhkan material, kita sampaikan ke distributor berapa kebutuhannya. Ditambah dengan kebutuhan para perusahaan pengembang perumahan. Sehingga pembelian dalam jumlah besar bisa mendapat potongan, dan harga bisa lebih murah. Dan itu (pengadaan) bisa dilakukan melalui BUMD kita,” ujarnya.
Skema tersebut, kata Bobby, dapat menjadi salah satu bentuk dukungan Pemprov Sumut terhadap program pembangunan sejuta rumah, terutama penyediaan rumah subsidi bagi MBR.
Selain material, pemerintah daerah juga mendorong penyederhanaan proses administrasi, termasuk pengurusan sertifikat dan berbagai kebutuhan administratif lainnya yang berkaitan dengan pembangunan rumah subsidi.
“Intinya semua pihak terkait harus saling bantu, termasuk perbankan, BUMD, pemerintah daerah, dan lainnya, untuk menyelesaikan masalah. Karena ini program nasional,” kata Bobby.
Andre Rosiade menyambut usulan tersebut. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu mengatakan dukungan terhadap sektor perumahan diperlukan untuk menjaga iklim investasi sekaligus memperluas penyediaan rumah subsidi bagi MBR.
Ia juga mengapresiasi perhatian Pemprov Sumut terhadap pembangunan perumahan di berbagai daerah. Menurut Andre, DPR RI akan menyuarakan dan mendorong agar program pemerintah terkait penyediaan rumah bagi masyarakat dapat berjalan.
Pertemuan yang diawali makan bersama itu berlangsung dalam suasana sederhana. Pimpinan dan perwakilan asosiasi pengembang perumahan, BUMD Sumut serta pejabat terkait turut menyampaikan persoalan dan alternatif penyelesaian dalam penyediaan rumah subsidi. (rel/dis)
Editor : Editor Satu