Ekonomi Sumut Tumbuh 5,06 Persen, Permata Bank Bicara Strategi Kelola Kekayaan Lebih Seimbang

Editor Satu • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:45 WIB
(Dari kiri) Glenn Ranti, Div. Head Strategic & Marketing Communication; Eddie Sajoga, Direktur Consumer & Branch Banking; dan Verawaty, Group Head Deposit and Wealth Management Permata Bank dalam sesi media briefing Wealth Wisdom 2026 di Medan, Rabu (23/9/2026).
(Dari kiri) Glenn Ranti, Div. Head Strategic & Marketing Communication; Eddie Sajoga, Direktur Consumer & Branch Banking; dan Verawaty, Group Head Deposit and Wealth Management Permata Bank dalam sesi media briefing Wealth Wisdom 2026 di Medan, Rabu (23/9/2026).

MEDAN, METRODAILY — Ekonomi Sumatera Utara tumbuh 5,06 persen secara tahunan pada triwulan II 2026. Di tengah pertumbuhan tersebut, kebutuhan masyarakat dalam mengelola kekayaan ikut berubah: bukan lagi semata mengejar pertumbuhan aset, melainkan menjaga keseimbangan antara keuangan, keluarga, kesehatan, hingga persiapan generasi penerus.

Konteks itu menjadi salah satu perhatian Permata Bank dalam penyelenggaraan Wealth Wisdom 2026 di Medan, Rabu (23/9/2026). Memasuki tahun ke-12, kegiatan bertema “Finding Balance, Building Resilience” tersebut mengusung semangat “Growing Together Through Changes”.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Sumatera Utara pada triwulan II 2026 tumbuh 5,06 persen secara year-on-year. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp341,05 triliun.

Baca Juga: Siswi MTsN 2 Labura Juara 2  Matematika OMI 2026

Sementara itu, inflasi Sumatera Utara pada Agustus 2026 tercatat 3,23 persen secara tahunan. Perubahan kondisi ekonomi tersebut membuat pengelolaan kekayaan membutuhkan strategi yang disesuaikan dengan tujuan dan tahapan kehidupan masing-masing nasabah.

Direktur Consumer & Branch Banking Permata Bank Eddie Sajoga mengatakan kekayaan tidak seharusnya hanya diukur dari besarnya aset yang dimiliki.

“Bagi kami, kekayaan bukan hanya mengenai seberapa besar aset bertumbuh, tetapi bagaimana kekayaan tersebut dapat mendukung hal-hal yang penting dalam kehidupan,” kata Eddie dalam sesi media briefing Wealth Wisdom 2026 di Medan.

Baca Juga: Camat Datuk Bandar Monitoring Pembagian Beras di Kelurahan

Menurut dia, kebutuhan pengelolaan kekayaan berkembang seiring perjalanan hidup seseorang. Pada tahap awal, perhatian mungkin lebih banyak diarahkan pada peningkatan pendapatan.

Namun, ketika memasuki fase berkeluarga, kebutuhan bergeser pada perlindungan keluarga, kesehatan, keberlanjutan usaha, hingga persiapan generasi berikutnya.

Karena itu, kata Eddie, Permata Bank tidak hanya menawarkan produk keuangan, tetapi berupaya memberikan solusi berdasarkan kebutuhan nasabah.

“Produk belum tentu sesuai dengan kebutuhan nasabah. Yang kami kedepankan adalah solusi berdasarkan permasalahan dan kebutuhan nasabah,” ujarnya.

Baca Juga: Sabu 1,5 Kg Tujuan Surabaya Nyangkut di Asahan

Enam Pilar Kekayaan

Wealth Wisdom 2026 menggunakan enam pilar untuk memandang kekayaan secara lebih menyeluruh, yakni Frugality, Purpose, Health, Relation, Giving, dan Moments.

Keenamnya mencakup kebiasaan mengelola uang secara bijak, tujuan hidup, kesehatan, hubungan dengan keluarga dan lingkungan, kontribusi kepada sesama, serta kemampuan menghargai waktu dan momen kehidupan.

Group Head Deposit and Wealth Management Permata Bank Verawaty mengatakan pendekatan tersebut disesuaikan dengan tahapan kehidupan nasabah.

Baca Juga: MAN 2 Labura Raih Juara Umum OMI 2026

Menurut dia, kebutuhan nasabah tidak berhenti pada investasi dan pertumbuhan aset. Proteksi kesehatan, keluarga, serta keberlanjutan kekayaan kepada generasi berikutnya juga menjadi bagian dari perencanaan.

“Permata Bank mendampingi nasabah untuk memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan pada tahap kehidupan mereka saat ini dan ke depannya,” ujar Verawaty.

Pendekatan berbeda juga diterapkan dalam rangkaian Wealth Wisdom di sejumlah kota. Glenn Ranti, Div. Head Strategic & Marketing Communication Permata Bank, mengatakan materi kegiatan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan nasabah di masing-masing daerah.

Untuk Medan, pembahasan diperluas pada isu keberlanjutan bisnis, kesehatan fisik dan mental, serta dinamika pasar dan strategi investasi.

Baca Juga: PTAR Bina 22 Desa di Batang Toru Tanggap dan Siaga Bencana

“Walaupun mempunyai tema yang sama, format pembahasan dan sumbernya kami bedakan berdasarkan karakter kota dan kebutuhan nasabah,” kata Glenn.

Dari Legacy hingga Strategi Investasi

Di Medan, Wealth Wisdom 2026 menghadirkan tiga sesi utama.

Sesi “Beyond Wealth: A Legacy That Lasts” menghadirkan Dahlan Iskan, Menteri Negara BUMN periode 2011–2014, yang membahas kepemimpinan, keberlanjutan bisnis, dan bagaimana nilai serta legacy dipertahankan ketika estafet kepemimpinan berpindah kepada generasi berikutnya.

Sesi “Healthy Body, Resilient Mind” menghadirkan dr. Gia Pratama serta Dr. dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K), untuk membahas kesehatan fisik dan mental sebagai bagian dari fondasi kehidupan dan pengambilan keputusan.

Baca Juga: Beri Panggung Bagi Kreativitas Anak Muda, Ketua KNPI Apresiasi Terobosan Wali Kota Sibolga 

Sedangkan sesi “Reading the Market, Building the Future” menghadirkan Heriyanto Irawan dari PT Verdhana Sekuritas Indonesia dan Antony Dirga dari PT Trimegah Asset Management. Pembahasan mencakup dinamika pasar, risiko dan peluang investasi, alokasi aset, serta penyusunan portofolio.

Menyiapkan Generasi Penerus

Pengelolaan kekayaan lintas generasi juga menjadi perhatian. Permata Bank menilai keberlanjutan kekayaan tidak hanya ditentukan oleh aset yang diwariskan, tetapi juga kesiapan generasi penerus untuk mengelolanya.

Melalui program Future Leaders Journey Shanghai 2026, putra-putri nasabah Private dan Priority berusia 15–25 tahun berkesempatan mengikuti pengalaman edukatif dan lintas budaya di Shanghai.

Baca Juga: Nelayan Pemilik 6 Paket Sabu Ditangkap Polres Tapteng

Program tersebut mencakup kunjungan ke Fudan University, Shanghai Normal University, Xi'an Jiaotong-Liverpool University, Alibaba Company, dan Bangkok Bank.

Program itu dirancang untuk memperluas wawasan global, bisnis, dan kepemimpinan generasi muda.

Permata Bank juga memperkuat pendampingan transaksi investasi melalui Digital Transaction Assistance (DiTA), layanan transaksi investasi berbasis hibrida yang memadukan pendampingan Relationship Manager dengan otorisasi digital oleh nasabah.

Medan menjadi kota keempat dalam rangkaian Wealth Wisdom 2026 setelah Semarang, Makassar, dan Bali. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di tujuh kota mulai 21 Agustus hingga 22 Oktober 2026, dengan agenda berikutnya di Bandung dan Surabaya sebelum ditutup di Jakarta.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan di Pos Jaga Rumdis Bupati Tapteng

Bagi Permata Bank, rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya mendampingi nasabah menghadapi perubahan kebutuhan finansial, termasuk ketika kekayaan mulai memasuki tahap pewarisan dan persiapan generasi berikutnya. (Rel)

Editor : Editor Satu
permata bank wealth wisdom