Sei Mangkei hingga Toba Caldera, Ini Deretan Proyek Sumut di Forum IMT-GT

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 14:31 WIB
Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin IMT-GT Ministerial Meeting dalam rangka Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT di Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Kamis (10/9/2026). (Diskominfo Sumut/YT Hariono)
Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin IMT-GT Ministerial Meeting dalam rangka Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT di Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Kamis (10/9/2026). (Diskominfo Sumut/YT Hariono)

MEDAN, METRODAILY — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan sejumlah proyek strategis dan peluang investasi Sumut dalam Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32.

Di forum tersebut, Bobby menempatkan Sumut sebagai salah satu kawasan yang memiliki proyek potensial untuk memperkuat konektivitas dan kerja sama ekonomi regional.

Paparan itu disampaikan Bobby yang bertindak sebagai Chair of the Chief Ministers' and Governors' Forum (CMGF) pada sesi pelaporan hari terakhir IMT-GT di Hotel JW Marriott Medan, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: PT TPL Jadi Tersangka Korporasi, Kejagung Bongkar Dugaan Transfer Pricing Rp2 Triliun

“Di Sumatera Utara, kami dengan senang hati melaporkan proyek unggulan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei seluas 1.934 hektare. Toba Caldera Resort senilai US$1,73 miliar di Danau Toba. Kawasan Industri Strategis Sumatera Utara (KISS) seluas 2.445 hektare dan pusat ekonomi kreatif, MICE, serta smart city terpadu di Deliserdang,” kata Bobby.

Proyek Lintas Sumatera

Tidak hanya Sumut, sejumlah proyek strategis dari provinsi lain di Sumatera turut dipaparkan dalam forum tersebut.

Aceh menawarkan proyek rumah sakit wisata medis senilai US$20,89 juta di Sabang. Sumatera Barat mendorong hilirisasi produk-produk halal bernilai tambah dengan nilai ekspor US$2,78 miliar.

Baca Juga: Kasus Bansos Samosir: Hakim Kaget, Saksi Sebut Rp60 Juta Mengalir ke Kemensos

Di Riau terdapat proyek Jalur RORO Dumai–Melaka dan pusat kawasan Tanjung Buton. Kepulauan Riau memiliki Kawasan Perdagangan Bebas Batam–Bintan–Karimun.

Jambi memiliki Kawasan Ekonomi Khusus Ujung Jabung senilai Rp87,87 triliun. Sementara Lampung menargetkan investasi sektor pariwisata sebesar Rp19 triliun.

Dalam forum tersebut, Bobby juga melaporkan perkembangan Kerangka Kerja Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan IMT-GT yang diterapkan di sejumlah kota.

Sekretariat ASEAN mencatat terdapat 47 kegiatan tingkat regional dan 162 kegiatan kerja di bawah Rencana Strategis Konektivitas ASEAN. Sementara itu, Jaringan Smart City ASEAN telah berkembang menjadi 38 kota anggota.

Baca Juga: 40 Pekerja Teluk Nauli Kena PHK, Pemkab Tapteng Kawal Hak JHT dan JKP

Lima Prioritas CMGF

Bobby juga menyampaikan lima rekomendasi forum CMGF untuk memperkuat kerja sama kawasan.

Pertama, memobilisasi sumber daya di sepanjang koridor ekonomi IMT-GT dengan negara bagian dan provinsi sebagai penggerak utama untuk mempercepat konektivitas serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kedua, mengintegrasikan konsep hijau ke dalam kerangka kerja CMGF untuk menyelaraskan kebijakan Green City dengan Sustainable Urban Development Framework (SUDF).

Ketiga, mempertahankan IMT-GT Green City Award sebagai program tahunan untuk memberikan apresiasi kepada kota-kota yang mendorong pembangunan hijau, inklusif, dan tangguh.

Baca Juga: DPRD Sumut Desak Polda Usut Penebangan Hutan Pinus di Habeahan

“Keempat, penguatan pelaksanaan SUDF melalui koordinasi nasional-daerah dan platform Konferensi Tingkat Menteri Green City. Kelima pemanfaatan kolaborasi Asian Development Bank (ADB) dan ASEAN untuk memobilisasi dukungan teknis dan finansial bagi proyek koridor dan inisiatif Green City,” kata Bobby.

Airlangga Dorong Percepatan Proyek

Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto mengatakan forum IMT-GT diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan proyek strategis di kawasan.

Ia mencontohkan tiga negara anggota IMT-GT memiliki proyek Special Economic Zone (SEZ) yang dapat didorong pengembangannya melalui kerja sama regional.

Baca Juga: 47 Huntap untuk Korban Bencana di Humbahas Dibangun Tahun Ini, Ini Lokasinya

“Ini didorong untuk percepatan daripada proyek-proyek strategis di kawasan. Salah satunya kita lihat dari berbagai negara mempersiapkan Special Economic Zone, baik itu Malaysia, Thailand, maupun Indonesia. Oleh karena itu, saya berharap bahwa Special Economic Zone yang ada di Sumatera Utara juga bisa meningkat karena ini menjadi integrasi daripada kerja sama di kawasan ini,” kata Airlangga.

Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah mengatakan forum tersebut menghasilkan sejumlah peluang kerja sama yang masih dapat dikembangkan.

Salah satunya terkait energi baru terbarukan, terutama penguatan rencana ASEAN Power Grid. Selain itu, konektivitas antarnegara dinilai semakin penting karena sejumlah proyek fisik yang telah berjalan ikut mempererat hubungan Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Baca Juga: Pulihkan Ekonomi Korban Bencana, Pemkab Tapteng Latih 160 Pelaku UMKM

“Malah saya sempat berjenaka dengan Bapak Menteri (Airlangga), kalau ke Medan dari Kuala Lumpur itu hanya 1 jam, tapi kalau ke Jakarta 2 jam. Itu menunjukkan betapa pentingnya close proximity of our geography ini digunakan dengan sebaik mungkin,” kata Akmal.

Sementara itu, Vice Minister for Office of the Prime Minister Thailand Thanadit Raktabutr mengapresiasi pelayanan dan sambutan Sumut selama pelaksanaan IMT-GT.

Ia memastikan Thailand akan kembali berpartisipasi dalam pertemuan berikutnya.

“Thailand merasa sangat terhormat berada di sini dan sangat senang dapat berpartisipasi dalam IMT-GT. Kami membawa 71 orang pejabat senior, termasuk saya sendiri dan seluruh delegasi dari pejabat pemerintah, untuk menghadiri acara yang sangat terhormat dan sukses ini,” katanya.

Baca Juga: Kemenhaj Tapteng Ingatkan Warga Waspadai Travel Umrah Ilegal

Atas nama Pemerintah Thailand, Thanadit mengatakan pihaknya siap menghadiri pertemuan berikutnya di Malaysia. Thailand juga akan menjadi tuan rumah pertemuan berikutnya karena negara tersebut akan menjabat sebagai Ketua ASEAN pada 2028. (H17/DIS)

Editor : Editor Satu
Forum IMT GT KEK Sei Mangkei Toba Caldera Gubernur Sumut Bobby Nasution