Garuda Didorong Buka Lagi Rute Kualanamu–Nias, Pemprov Sumut Bidik Pariwisata

Editor Satu • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 13:10 WIB
Wakil Gubernur Sumut Surya menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro beserta jajaran di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (3/9/2026).
Wakil Gubernur Sumut Surya menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro beserta jajaran di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (3/9/2026).

MEDAN, METRODAILY — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong Garuda Indonesia membuka kembali rute penerbangan langsung Bandara Internasional Kualanamu–Bandara Binaka, Gunungsitoli, Nias.

Wakil Gubernur Sumut Surya mengatakan pembukaan kembali rute tersebut penting untuk memperkuat konektivitas Kepulauan Nias dengan Medan. Dampaknya diharapkan tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga sektor pariwisata dan investasi.

Dorongan tersebut disampaikan Surya saat menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro beserta jajaran di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga: Lahan Warga Terdampak Proyek Bendungan Aek Sarulla, Kontraktor Diminta Ganti Rugi

“Kalau bisa ada penerbangan Kualanamu-Nias. Kita ingin mengangkat daerah-daerah yang masih tertinggal. Salah satu indikatornya adalah bertambahnya penerbangan ke daerah tersebut,” kata Surya.

Menurut Surya, Kepulauan Nias masih menghadapi persoalan pembangunan, termasuk kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Karena itu, pembangunan dan konektivitas perlu diarahkan untuk mempercepat pertumbuhan wilayah tersebut.

“Kita ingin pembangunan difokuskan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Harapannya pada 2027-2028 di Sumatera Utara tidak ada lagi daerah yang tertinggal,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Surat Jalan BBM Pertamina Sibolga Beda Tujuan, Distribusi Solar B50 Dipertanyakan

Konektivitas Jadi Pintu Masuk Investasi

Surya menilai penerbangan langsung dari Kualanamu ke Nias dapat memangkas hambatan mobilitas sekaligus meningkatkan akses wisatawan.

Konektivitas udara yang lebih baik juga dinilai dapat memperbesar peluang masuknya investasi ke Kepulauan Nias maupun wilayah Sumut lainnya.

“Penambahan rute dari Medan ke daerah-daerah di Indonesia akan berdampak pada investasi. Sumut akan semakin banyak memiliki peluang investasi di luar Jawa,” katanya.

Selain membuka kembali rute penerbangan, Surya meminta Garuda Indonesia ikut mempromosikan potensi Sumatera Utara melalui layanan penerbangannya.

Baca Juga: PGN Edukasi 30 Ribu Pelanggan GasKita di Medan soal Keselamatan Penggunaan Gas Bumi

Menurut dia, promosi dapat dilakukan dengan memperkenalkan musik, seni budaya, dan kuliner khas Sumut kepada penumpang.

“Kita ingin musik Batak dan musik khas daerah Sumatera Utara bisa lebih diperkenalkan. Begitu juga makanan daerah. Ini bisa menjadi bagian dari promosi produk daerah,” ujarnya.

Garuda Akui Ada Kendala Armada

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro menyambut positif masukan Pemprov Sumut. Ia mengatakan Garuda akan mengkaji pengembangan rute dan konektivitas penerbangan dari Medan.

Baca Juga: Rumah dan Sepeda Motor Terbakar di Onan Ganjang, Kerugian Rp200 Juta

Saat ini, Garuda Indonesia melayani tujuh penerbangan dari Medan. Sementara Citilink juga melayani sejumlah rute dari kota tersebut.

Namun, pengembangan jaringan penerbangan masih menghadapi kendala keterbatasan armada. Dari sekitar 140 pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia, sebagian di antaranya masih menjalani perawatan dan perbaikan.

“Masukan-masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi kami. Bersama tim, kami akan mencari solusi untuk pengembangan rute dan konektivitas dari Medan,” ujar Thomas.

Pemprov Sumut berharap pembahasan dengan Garuda Indonesia dapat berlanjut ke langkah konkret, terutama terkait pembukaan kembali rute Kualanamu–Nias. Konektivitas tersebut dinilai strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan investasi di Kepulauan Nias. (rel)

Editor : Editor Satu
rute kualanamu nias pemprov sumut garuda indonesia