SIBOLGA, METRODAILY – Aktivitas logistik melalui Pelabuhan Sibolga menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2026. Arus petikemas tercatat mencapai 1.491 TEUs, meningkat 53 persen dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 971 TEUs.
Kenaikan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang melalui Pelabuhan Sibolga.
Pertumbuhan itu sekaligus memperkuat posisi pelabuhan sebagai salah satu simpul konektivitas logistik di kawasan Pantai Barat Sumatera Utara.
Branch Manager Pelabuhan Sibolga Muhammad Ikhlas mengatakan pertumbuhan arus petikemas tidak terlepas dari peningkatan kualitas pelayanan serta optimalisasi fasilitas dan peralatan bongkar muat.
Baca Juga: Wali Kota Sibolga Mutasi 40 Pejabat, Budi Sibuea Jadi Kadiskominfo
“Peningkatan kinerja petikemas tidak terlepas dari upaya peningkatan kualitas pelayanan, optimalisasi fasilitas dan peralatan bongkar muat, serta koordinasi yang semakin baik antara operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Ikhlas dalam keterangan resmi, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, peningkatan volume petikemas juga menunjukkan semakin tingginya aktivitas distribusi barang melalui pelabuhan tersebut.
Kondisi ini dinilai berpotensi memperkuat efisiensi rantai logistik bagi pelaku usaha di wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara dan kawasan hinterland lainnya.
Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemkab Taput Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Tarutung
Pelabuhan Sibolga selama ini menjadi salah satu pintu keluar-masuk barang bagi wilayah Pantai Barat Sumatera Utara.
Karena itu, peningkatan produktivitas pelabuhan dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan kelancaran distribusi dan perdagangan di kawasan tersebut.
Ikhlas mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga kualitas pelayanan agar pertumbuhan arus barang tidak hanya tercermin dari kenaikan volume.
“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan yang efektif, aman, dan efisien. Capaian kinerja petikemas ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Pelabuhan Sibolga,” ujarnya.
Baca Juga: Sinabung Berhenti Erupsi tapi Tremor Menguat, 613 Jiwa Mengungsi
Ke depan, sejumlah langkah disiapkan untuk mempertahankan tren pertumbuhan tersebut. Di antaranya optimalisasi fasilitas pelayanan petikemas, peningkatan produktivitas operasional, penguatan koordinasi dengan pengguna jasa serta pengembangan layanan berbasis digital.
Ikhlas menegaskan pertumbuhan volume harus berjalan beriringan dengan peningkatan efisiensi pelayanan.
“Target kami bukan hanya meningkatkan volume, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas dan efisiensi pelayanan. Dengan demikian, Pelabuhan Sibolga dapat semakin kompetitif dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah,” katanya.
Baca Juga: Cegah Karhutla Meluas, Polisi Sisir Kawasan Rawan di Simalungun
Jika tren tersebut dapat dipertahankan, Pelabuhan Sibolga berpeluang semakin memperkuat perannya sebagai simpul distribusi logistik sekaligus menopang aktivitas perdagangan dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara bagian barat. (net)
Editor : Editor Satu