Bobby Nasution Minta OJK Perkuat Keuangan Syariah, Industri Halal Sumut Jadi Prioritas

Editor Satu • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 17:36 WIB
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri pengukuhan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (31/7/2026).
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri pengukuhan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (31/7/2026).

MEDAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumut memperkuat ekosistem keuangan syariah guna mendorong pertumbuhan industri halal di daerah.

Selain itu, OJK juga diminta menyusun kebijakan sektor jasa keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing kabupaten/kota.

Permintaan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri pengukuhan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumut menggantikan Khoirul Muttaqien, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga: KONI Sumut Intesnfikan Pembinaan Intensif Atlet, Bidik Prestasi Porprovsu 2026

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, para bupati dan wali kota, serta jajaran pejabat pemerintah dan sektor jasa keuangan.

Dalam sambutannya, Bobby menegaskan OJK memiliki posisi strategis sebagai lembaga independen yang mengatur sekaligus mengawasi seluruh sektor jasa keuangan, mulai dari perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, hingga lembaga pembiayaan.

Menurutnya, setiap daerah memiliki persoalan ekonomi yang berbeda sehingga pendekatan kebijakan sektor keuangan juga harus disesuaikan.

Baca Juga: Tersangka Korupsi Penebangan Kayu Siosar Menyerahkan Diri ke Kejari Karo, Langsung Ditahan 

"Kami berharap OJK dapat melihat persoalan di setiap daerah dengan pendekatan yang berbeda sesuai karakteristik masing-masing. Misalnya daerah terdampak bencana yang membutuhkan kebijakan pembiayaan lebih fleksibel agar masyarakat bisa bangkit kembali," ujar Bobby.

Dorong Industri Halal Lewat Keuangan Syariah

Bobby juga menyoroti besarnya potensi industri halal di Indonesia yang dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Ia menilai sektor jasa keuangan syariah harus menjadi motor penguatan industri halal nasional, khususnya di Sumatera Utara.

Menurutnya, Indonesia masih mengimpor berbagai produk halal dari negara-negara dengan populasi Muslim yang relatif kecil.

"Bagaimana kita memperkuat industri halal melalui sektor keuangan syariah agar produk halal dalam negeri bisa berkembang lebih masif," katanya.

Baca Juga: Bupati Karo Lepas Ribuan Peserta Fun Run Festival Bunga dan Buah 2026, Promosikan Wisata Berastagi

Ia berharap dukungan pembiayaan syariah dapat mempercepat pertumbuhan pelaku usaha halal, mulai dari UMKM hingga industri berskala besar.

OJK Siap Lanjutkan Kolaborasi

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumut terhadap OJK selama ini.

Menurutnya, sinergi yang telah terbangun menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami berharap kolaborasi yang telah berjalan baik bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat terus dilanjutkan oleh Kepala OJK yang baru sehingga berbagai tantangan di sektor jasa keuangan dapat diselesaikan bersama," ujarnya.

Baca Juga: Mayat Pria di Parit Gegerkan Warga Taput, Polisi Pastikan Korban Kecelakaan Tunggal

Dengan kepemimpinan baru di OJK Sumut, pemerintah berharap penguatan sektor jasa keuangan, khususnya pengembangan keuangan syariah, mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (rel)

Editor : Editor Satu
Industri halal Ketua OJK Sumut keuangan syariah Gubsu Bobby Nasution