KARO, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Karo memanfaatkan Gala Dinner Festival Bunga dan Buah (FBB) 2026 sebagai panggung diplomasi ekonomi untuk menarik investasi dan memperluas kerja sama internasional.
Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. mengajak mitra luar negeri dan dunia usaha berkolaborasi membangun daerah melalui pengembangan sektor unggulan.
Dalam acara yang digelar Kamis (30/7/2026), Bupati menegaskan Gala Dinner bukan sekadar jamuan makan malam, melainkan forum strategis mempertemukan pemerintah, perwakilan diplomatik, investor, dan pelaku usaha guna mempercepat pembangunan Kabupaten Karo.
"Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Karo sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai mitra, baik dari dalam maupun luar negeri," ujar Antonius Ginting.
Tawarkan Investasi di Empat Sektor Strategis
Bupati memaparkan Kabupaten Karo memiliki potensi besar sebagai kawasan agraris dan destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara. Kondisi alam yang subur, udara sejuk, serta posisi strategis di antara kawasan Mebidangro dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba menjadi modal utama menarik investasi.
Pemerintah Kabupaten Karo membuka peluang investasi di sejumlah sektor prioritas, meliputi:
- Hilirisasi hasil pertanian dan tanaman herbal.
- Pengembangan pariwisata, termasuk wellness tourism.
- Penguatan sektor kesehatan melalui medical tourism.
- Perdagangan, koperasi, serta pengembangan UMKM.
Menurut Antonius, sektor-sektor tersebut diyakini mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah.
Ajak Tiongkok, Malaysia, dan India Perkuat Kemitraan
Dalam kesempatan tersebut, Antonius secara khusus mengundang Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Duanya Qiujiong, Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Shahril Nazim Abdul Malek, serta Konsul Jenderal India di Medan, Rapi Shanker Goel untuk memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, investasi, promosi pariwisata, transfer teknologi, hingga pengembangan kemitraan internasional.
Pemerintah Kabupaten Karo, lanjutnya, siap memberikan kemudahan bagi investor melalui penyederhanaan perizinan, penerapan layanan One Day Service, serta menjamin iklim investasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Bupati menilai Festival Bunga dan Buah merupakan etalase kekuatan ekonomi Kabupaten Karo yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra hortikultura terbesar di Indonesia sekaligus pintu gerbang menuju kawasan Danau Toba.
Melalui ajang tersebut, pemerintah berharap lahir berbagai kerja sama konkret yang mampu meningkatkan investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat sektor pertanian dan pariwisata, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Melalui Festival Bunga dan Buah 2026 ini, kami berharap lahir berbagai kerja sama nyata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Kabupaten Karo sebagai daerah tujuan investasi, pertanian, dan pariwisata berkelas," tutup Antonius.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Karo, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Karo, serta para tamu kehormatan dari kalangan diplomatik dan dunia usaha. (rel/pmg)
Editor : Editor Satu