MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggratiskan 1.000 sertifikat halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya memperkuat daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses ke pasar global. Program tersebut akan diluncurkan dalam ajang Sumut Halal Fest pada 11–12 Agustus 2026.
Program yang dijalankan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sumut bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM serta Bank Indonesia itu ditujukan untuk membantu UMKM memenuhi kewajiban sertifikasi halal, khususnya bagi produk makanan dan minuman.
"Kami akan menggelar Sumut Halal Fest pada 11-12 Agustus 2026 bersama Bank Indonesia. Dalam kegiatan ini, kami memfasilitasi penerbitan 1.000 sertifikat halal secara gratis. Pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikat halal dapat segera menghubungi Dinas Koperasi," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Yuliani Siregar, pada konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di UPT Pelatihan dan Layanan Usaha Terpadu (PLUT) kawasan PRSU itu juga akan menghadirkan workshop 1.000 UMKM Go Halal, expo produk halal, business matching pembiayaan, serta layanan konsultasi melalui Halal Centre.
Menurut Yuliani, program tersebut diharapkan mempercepat transformasi UMKM Sumut agar memiliki produk yang lebih kompetitif, berkualitas, dan memenuhi standar halal sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas.
Berdasarkan data 2025, jumlah UMKM di Sumatera Utara mencapai sekitar 1,4 juta unit usaha, dengan rasio kewirausahaan sebesar 4,1 persen yang terus mengalami peningkatan.
Selain sertifikasi halal, Pemprov Sumut juga menyiapkan berbagai program peningkatan kapasitas UMKM, mulai dari kurasi produk berorientasi ekspor, pelatihan melalui program Fast Track DigiEkspor, hingga pendampingan pemasaran di marketplace internasional.
"Tahun ini kami membuka akses pasar internasional bagi 100 UMKM Sumut melalui platform Alibaba.com. Saat ini peserta masih dalam proses kurasi," ujar Yuliani.
Pemprov Sumut juga menjalankan program Fast Track Youngpreneur (FYP) Level Up untuk mencetak wirausaha muda berorientasi ekspor. Program tersebut ditargetkan diikuti 80 UMKM dan akan diintegrasikan dengan inkubasi bisnis serta program Sumut Digital Market.
Di sisi lain, Dinas Koperasi dan UKM Sumut tengah mentransformasi UPT PLUT menjadi Mal Layanan UMKM yang menyediakan layanan terpadu, mulai dari perizinan usaha, legalitas, sertifikasi produk, akses pembiayaan, hingga pusat promosi produk unggulan daerah.
"Harapannya, PLUT menjadi pusat pemasaran produk UMKM Sumut seperti Krisna di Bali atau Pusaka di Aceh, sehingga mampu menjadi etalase produk unggulan Sumatera Utara," kata Yuliani. (Rel)
Editor : Editor Satu