Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Prabowo: Semua Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Editor Satu • Selasa, 14 Juli 2026 | 11:06 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

JAKARTA, METRODAILY – Presiden Prabowo Subianto menetapkan seluruh barang yang mendapat subsidi pemerintah wajib disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang berhak sekaligus mencegah penyimpangan dalam distribusi.

Keputusan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7).

Baca Juga: 19 Kendaraan Terjaring Razia PKB di Siantar, Enam Pemilik Langsung Bayar Pajak

"Sudah saya ambil keputusan, semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus. Barang subsidi untuk rakyat tidak boleh diperdagangkan. Supaya yang membutuhkan, dialah yang menerima," tegas Prabowo.

Kopdes Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa

Prabowo menjelaskan, pemerintah tidak hanya menjadikan Kopdes Merah Putih sebagai penyalur barang subsidi, tetapi juga akan mengembangkannya menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi.

Dalam konsep tersebut, koperasi akan menyediakan berbagai layanan, mulai dari kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, hingga apotek desa.

Selain itu, pemerintah juga akan membangun fasilitas logistik berupa gudang dan cold storage agar hasil panen petani tidak cepat rusak.

Baca Juga: Pengedar Sabu Ditangkap di Lokalisasi Bukit Maraja, Polisi Sita Sabu dan Dua Ponsel

"Kita akan buka apotek di desa. Obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dibanding apotek di kota. Akan ada logistik desa, gudang, cold storage supaya hasil-hasil petani tidak rusak, serta berbagai layanan ekonomi lainnya," ujarnya.

Koperasi Nelayan Juga Disiapkan

Selain memperkuat koperasi desa, Prabowo mengungkapkan pemerintah akan membentuk koperasi nelayan di berbagai daerah.

Melalui koperasi tersebut, nelayan akan memperoleh dukungan berupa gudang pendingin, pabrik es hingga kapal penangkap ikan berukuran besar.

Baca Juga: Dandim Simalungun Pastikan Proyek Jembatan Garuda Perintis Sesuai Target

Namun, Prabowo menegaskan seluruh fasilitas tersebut bukan hibah, melainkan pembiayaan yang akan dikembalikan secara bertahap oleh para nelayan melalui hasil tangkapan mereka.

"Mereka bukan menerima hadiah. Mereka mencicil kembali dari hasil tangkapan ikan mereka. Jadi uang yang dipakai di desa-desa itu adalah pinjaman yang akan dibayar kembali," katanya.

Perputaran Uang di Desa Diproyeksi Tembus Rp223 Triliun

Prabowo optimistis penguatan Kopdes Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi pedesaan.

Baca Juga: Argentina vs Inggris, Rivalitas Panjang Kembali Membara di Semifinal Piala Dunia 2026

Pemerintah memproyeksikan program tersebut mampu menciptakan perputaran uang hingga Rp223 triliun per tahun di desa, sekaligus meningkatkan pendapatan petani, peternak, dan nelayan hingga sekitar Rp202 triliun.

"Kita proyeksikan Kopdes Merah Putih bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebesar Rp223 triliun setiap tahun akan beredar di desa-desa. Pendapatan produsen, petani, peternak, dan nelayan juga diproyeksikan meningkat sebesar Rp202 triliun," pungkas Prabowo. (dtc)

Editor : Editor Satu
Barang subsidi Koperasi Desa Merah Putih Presiden Prabowo