Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

PGN Pamer Kesiapan Infrastruktur Gas Sumatera ke Investor, Perkuat Prospek Bisnis

Editor Satu • Selasa, 14 Juli 2026 | 09:55 WIB
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Heri Murahmanta menjelaskan kesiapan infrastruktur gas bumi PGN di Sumatera kepada investor dalam kunjungan fasilitas operasi di Sumatera Utara. Foto Istimewa
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Heri Murahmanta menjelaskan kesiapan infrastruktur gas bumi PGN di Sumatera kepada investor dalam kunjungan fasilitas operasi di Sumatera Utara. Foto Istimewa

MEDAN, METRODAILY – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperlihatkan secara langsung kesiapan infrastruktur gas bumi di Sumatera kepada para investor ritel terbesar perseroan.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat transparansi sekaligus menunjukkan fondasi bisnis yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan pemanfaatan gas bumi di Sumatera dan Kepulauan Riau.

Dalam kunjungan ke fasilitas operasi PGN di Sumatera Utara, investor diajak melihat langsung sistem pengelolaan infrastruktur, keandalan pasokan gas, hingga potensi ekspansi pasar yang akan didukung sejumlah proyek strategis nasional.

Baca Juga: Prancis Wajib Waspadai Mikel Merino, Supersub Mematikan Milik Spanyol

Salah satu proyek utama yang menjadi perhatian adalah pembangunan Pipa Transmisi Sumatera Utara–Riau (Sutri) yang tengah dikembangkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Infrastruktur tersebut diproyeksikan memperkuat konektivitas jaringan gas antardaerah sekaligus membuka peluang pemanfaatan gas bumi di kawasan-kawasan industri baru.

Hingga April 2026, melalui Sales and Operation Region (SOR) I, PGN menyalurkan sekitar 147 BBTUD gas bumi kepada lebih dari 136 ribu pelanggan di wilayah Sumatera dan Kepulauan Riau.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Heri Murahmanta, mengatakan wilayah Sumatera memiliki karakteristik pasar yang saling melengkapi.

Baca Juga: Prancis Wajib Waspadai Mikel Merino, Supersub Mematikan Milik Spanyol

Menurutnya, Batam menjadi basis pelanggan industri dengan konsumsi gas berkapasitas besar (high volume anchor), sementara Medan dan Palembang memiliki tingkat penetrasi pelanggan yang tinggi (high penetration market).

"Kombinasi karakteristik pasar tersebut menjadi kekuatan bagi PGN dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan portofolio pelanggan dengan profil risiko yang lebih terukur," ujar Heri.

Didukung Infrastruktur Terintegrasi

Operasi PGN di Sumatera Utara juga diperkuat jaringan pipa yang dikelola anak usaha, PT Pertamina Gas Operation North Sumatera Area (ONSA).

Baca Juga: Aston Villa Tikung Newcastle! Johan Manzambi Pilih Liga Champions

Jaringan tersebut telah terintegrasi dengan berbagai sumber pasokan gas domestik, mulai dari fasilitas regasifikasi LNG Arun hingga pasokan dari sejumlah blok hulu migas. Selanjutnya, gas didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik, kawasan industri, hingga sektor pupuk.

Heri menilai pembangunan Pipa Transmisi Sumatera Utara–Riau akan menjadi penghubung penting yang mengintegrasikan jaringan gas dari wilayah utara, tengah hingga selatan Pulau Sumatera.

Dengan sistem yang semakin terkoneksi, distribusi gas bumi diproyeksikan menjadi lebih fleksibel dan efisien, sekaligus membuka akses terhadap sumber pasokan baru.

Baca Juga: Jannik Sinner Pertahankan Gelar Wimbledon 2026, Masuk Daftar Elite Juara Beruntun

"Bagi PGN, integrasi jaringan gas bumi memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi dalam mengelola pasokan sekaligus membuka akses terhadap sumber gas baru. Dengan sistem yang semakin terhubung, pemanfaatan gas domestik dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor ekonomi secara lebih andal dan efisien," jelasnya.

Optimistis Perluas Pasar Gas Domestik

Selain jaringan transmisi, PGN kini mengoperasikan jaringan distribusi gas sepanjang sekitar 1.834 kilometer di Sumatera bagian utara yang melayani pelanggan rumah tangga, usaha kecil, sektor komersial, hingga industri.

Keberadaan berbagai offtake station, termasuk fasilitas di Pasar IX, turut meningkatkan fleksibilitas distribusi sekaligus mendukung pengembangan jaringan gas di masa depan.

Baca Juga: Rating Messi Anjlok, Tapi Argentina Tetap Melaju ke Semifinal

PGN juga terus memperkuat strategi jangka panjang melalui integrasi infrastruktur berbasis pipa maupun nonpipa, seperti Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG), agar mampu menjangkau kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.

Heri menegaskan Sumatera dan Kepulauan Riau masih menjadi kawasan dengan prospek pertumbuhan industri yang sangat besar.

"Dengan jaringan yang semakin terintegrasi, pasokan yang andal, serta portofolio infrastruktur yang terus berkembang, PGN optimistis dapat memperluas pemanfaatan gas bumi, memperkuat pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham," pungkasnya. (rel)

Editor : Editor Satu
pgn gas sumatera