Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

PGN Garap Potensi Gas Metana Batubara Tanjung Enim 9,7 TCF jadi Sumber Energi Baru

Editor Satu • Selasa, 7 Juli 2026 | 17:21 WIB
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Arief K. Risdianto bersama Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman dan jajaran meninjau fasilitas Stasiun Penerima Gas (SPG) serta Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pagardewa, Sumatera Selatan. 
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Arief K. Risdianto bersama Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman dan jajaran meninjau fasilitas Stasiun Penerima Gas (SPG) serta Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pagardewa, Sumatera Selatan. 

PAGARDEWA, METRODAILY – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan mengembangkan potensi Coalbed Methane (CBM) atau gas metana batubara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. 

Kawasan tersebut diperkirakan memiliki potensi gas mencapai 9,7 triliun kaki kubik (TCF) yang dapat menjadi sumber pasokan energi domestik baru.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM, potensi Original Gas in Place (OGIP) CBM di Tanjung Enim mencapai sekitar 9,7 TCF dengan estimasi nilai ekonomi sekitar US$15,4 miliar.

Baca Juga: Sepatu Bunut dan Kerupuk Kulit Pisang Laris di Paviliun Asahan PRSU 2026

Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto mengatakan pengembangan CBM merupakan bagian dari strategi diversifikasi pasokan gas nasional sekaligus optimalisasi sumber daya gas nonkonvensional yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

PGN telah menyiapkan skema pemanfaatan gas dengan proyeksi penyaluran yang meningkat secara bertahap, mulai dari 1 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) hingga mencapai 25 MMSCFD.

"Dalam upaya menjaga kestabilan pasokan sekaligus memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di Sumatera Selatan, PGN melaksanakan pengembangan infrastruktur injection point. Infrastruktur ini menjadi titik pengumpul gas yang berasal dari coalbed methane, biomethane, maupun sumber lainnya sebelum dialirkan ke jaringan pipa transmisi yang sudah ada," ujar Arief.

Baca Juga: Olahan Ubi UMKM Sergai Laris Manis di PRSU 2026, Rengginang dan Opak Diburu Pengunjung

Selain CBM, PGN juga mengembangkan potensi biomethane yang berasal dari limbah kelapa sawit serta Synthetic Natural Gas (SNG) sebagai alternatif sumber pasokan energi baru di Sumatera Selatan.

Menurut Arief, integrasi infrastruktur berbasis pipa (pipeline) dan nonpipa menjadi kunci untuk mempercepat penyerapan energi domestik sekaligus memperkuat pasokan gas bagi sektor industri dan pembangkit listrik.

Komitmen PGN tersebut mendapat perhatian Kantor Staf Presiden (KSP). Pada Jumat (3/7/2026), Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman bersama sejumlah pejabat pusat dan daerah melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Penerima Gas (SPG) dan Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pagardewa, Sumatera Selatan.

Baca Juga: Gubsu Bobby Bangun SMK Pariwisata Berasrama di Samosir, Sekolah Gratis untuk Cetak SDM Danau Toba

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan proyek strategis nasional di sektor energi berjalan sesuai target, khususnya peningkatan produksi gas domestik dan pengurangan ketergantungan terhadap impor energi.

Dalam kesempatan itu, Dudung menegaskan percepatan pengembangan CBM Tanjung Enim memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional. Meski masih terdapat sejumlah proses administrasi, termasuk penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), seluruh pemangku kepentingan sepakat mendorong percepatan penyelesaian agar proyek segera memasuki tahap komersialisasi.

PGN menilai dukungan KSP sangat penting untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan sehingga berbagai kendala pengembangan infrastruktur dapat diselesaikan lebih cepat.

Baca Juga: Kasum TNI Resmikan Tugu Tuan Guntar Simanjuntak

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN menegaskan komitmennya mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber energi domestik yang lebih bersih, andal, dan berkelanjutan.

"PGN bertekad menghadirkan solusi energi domestik yang bersih, andal, serta memberikan multiplier effect bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah," tutup Arief. (Rel)

Editor : Editor Satu
#pasokan gas nasional #pgn #cbm tanjung enim