Kepala Perum Bulog kantor cabang Asahan, Zairi Yuriadi mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap Minyak kita melalui jalur distribusi yang telah ditetapkan.
"Soal stok, Bulog Cabang Asahan siap mendukung penugasan pemerintah sesuai alokasi yang diberikan dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran distribusi" katanya.
Baca Juga: Pastikan Beras Kondisi Baik Sampai ke Warga, Bulog Sibolga Lakukan Fumigasi
Zairi mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat dan hasil koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan serta stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
"Bulog mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk membantu distribusi minyak kita ke pasar SP2KP dan pasar tradisional guna memperluas akses masyarakat terhadap minyak goreng rakyat dengan tetap memperhatikan ketentuan distribusi dan pengawasan yang berlaku," tegasnya.
Masih menurut Zairi, kehadiran Satgas Pangan dan Dinas Perdagangan Asahan dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi antar instansi dalam memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok serta menjaga distribusi berjalan sesuai ketentuan.
"Bulog secara konsisten selalu siap mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan dan memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap komoditas strategis," ketusnya.
Zairi berharap kepada seluruh mitra BULOG agar senantiasa menjual MinyaKita dan beras SP2HP tidak melebihi dari HET yang telah ditentukan.
"Selain itu, masyarakat diharapkan juga agar dapat membeli sesuai kebutuhan," harapnya.
Dirinya mengungkapkan perum Bulog akan menyalurkan minyak goreng serta sesuai dengan ketentuan dari Permendag.
"Adapun harga di tingkat penjualan selanjutnya akan menjadi bagian dari pengawasan bersama oleh instansi terkait," ucapnya.
Baca Juga: Kejaksaan Negeri Asahan Sudah Terima Putusan Kasasi Terdakwa AHS
Zairi menambahkan kegiatan intensifikasi pengawasan di pasar perlu dilakukan untuk memantau harga dan pasokan melalui sistem pemantauan pasar dan kebutuhan pokok (SP2KP) maupun pasar lainnya guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
"Bulog berkomitmen menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak kita tepat waktu serta menjalankan penugasan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional," tambahnya sembari mengakhiri pembicaraan. (ded)
Editor : Metro-Esa