MEDAN, METRODAILY – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menerima kedatangan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (17/6/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari konfirmasi dan pemutakhiran data keluarga serta ekonomi dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kehadiran petugas BPS sekaligus menandai pencanangan pelaksanaan sensus secara serentak di wilayah Sumatera Utara yang akan berlangsung hingga Agustus 2026.
Baca Juga: Tiga Wanita Ditangkap di Asahan, Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Catrigde Vave
Dalam kesempatan itu, Surya menjawab seluruh pertanyaan petugas sensus secara kooperatif dan terbuka. Ia juga memberikan apresiasi kepada petugas BPS yang turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data yang akan menjadi dasar berbagai kebijakan pembangunan.
“Kami berterima kasih kepada petugas sensus yang sudah berkenan hadir di sini. Jika diperlukan untuk memperbarui atau melengkapi data lebih lanjut, kami juga mempersilakan petugas untuk datang meninjau langsung ke kediaman,” ujar Surya.
Menurutnya, pelaksanaan sensus memiliki peran strategis dalam menghasilkan data yang akurat mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Data tersebut akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran.
Baca Juga: Tabligh Akbar 1 Muharram, Bupati Kasmarni Serukan Semangat Hijrah Bangun Bengkalis
Surya mengatakan pencanangan sensus diawali dari pimpinan daerah sebelum dilaksanakan secara menyeluruh kepada masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sumut Asim Saputra menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda resmi BPS untuk melakukan konfirmasi sekaligus pembaruan data ekonomi dan keluarga para pimpinan daerah.
“Tujuan kami adalah mengonfirmasi beberapa data mengenai ekonomi dan keluarga. Sifatnya adalah konfirmasi dan pembaruan atau update dari data yang sebagian besar sebenarnya sudah ada pada kami,” kata Asim.
Baca Juga: Viral! Aksi Heroik Polantas Karo Kumpulkan Tubuh Hancur Korban Tabrak Lari
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan sensus tahun ini mencakup pendataan keluarga dan ekonomi secara bersamaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran terbaru mengenai kondisi ekonomi masyarakat.
Menurut Asim, pada sensus kali ini BPS akan melakukan klasifikasi keluarga secara lebih rinci guna menghasilkan basis data yang lebih komprehensif.
“Pada sensus ini, kelompok keluarga akan diklasifikasikan hingga 40 kelompok. Sementara untuk sensus ekonomi, kami akan memastikan kembali berbagai variabel ekonomi yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Haaland Cetak 2 Gol, Norwegia Atasi Irak 4-1
Saat ini, lanjut Asim, ribuan petugas sensus telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha di seluruh wilayah Sumatera Utara.
“Kami berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan data yang benar dan lengkap agar hasil sensus berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif,” katanya.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Agustus mendatang.
Hasil pendataan nantinya akan menjadi salah satu rujukan utama pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, penguatan ekonomi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (rel)
Editor : Editor Satu