Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pasokan LPG 3 Kg di Tanjungbalai Tembus 6.720 Tabung per Hari, Tapi Kok Langka?

Editor Satu • Senin, 8 Juni 2026 | 14:07 WIB
Elpiji 3 kg
Elpiji 3 kg

TANJUNGBALAI, METRODAILY – Kelangkaan dan tingginya harga gas LPG 3 kilogram dalam beberapa pekan terakhir memicu keresahan masyarakat Kota Tanjungbalai. Padahal, pasokan gas bersubsidi tersebut disebut dalam kondisi melimpah dan tidak mengalami pengurangan dari kuota yang ditetapkan.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), agen, dan pangkalan LPG guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina memimpin langsung sidak ke PT Tomimaru Gasindo, satu-satunya SPBE di Kota Tanjungbalai yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Km 5, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: Dugaan Pungli SKL di SMPN 2 Silau Laut, Siswa Diminta Rp10 Ribu Saat Ambil Surat Kelulusan

Dari hasil sidak tersebut, Pemko Tanjungbalai mengaku tidak menemukan adanya kendala pada pasokan maupun harga di tingkat SPBE.

“Dari hasil sidak hari ini, tidak ada ditemukan permasalahan dalam penyaluran maupun harga gas LPG 3 kilogram. Pihak SPBE menjelaskan pengisian LPG tabung 3 kilogram tidak mengalami pengurangan berdasarkan Delivery Order (DO) dari Pertamina,” ujar Fadly.

Menurut keterangan pihak SPBE, pengisian LPG dilakukan berdasarkan alokasi yang telah ditetapkan Pertamina dengan rata-rata 13 Delivery Order (DO) setiap hari.

Baca Juga: Kabur Usai Tabrak Pemotor hingga Tewas, Sopir Bus Putra Rohil Akhirnya Ditangkap

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setdakot Tanjungbalai, Rini Diana, mengungkapkan pasokan LPG 3 kilogram untuk Kota Tanjungbalai mencapai 20.160 kilogram per hari atau setara dengan 6.720 tabung LPG 3 kilogram setiap hari, kecuali pada hari Minggu.

“Kuota LPG 3 kilogram untuk Kota Tanjungbalai dalam satu tahun mencapai 5.435 metrik ton (MT),” kata Rini, Rabu (3/6/2026).

Data tersebut menunjukkan pasokan LPG bersubsidi yang masuk ke Kota Tanjungbalai tergolong besar. Namun, kondisi di lapangan justru menunjukkan masih banyak warga yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas melon, bahkan harus membeli dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 4 Tiba di Tanah Air, Bupati Batu Bara Sambut 187 Jamaah

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas distribusi hingga tingkat pangkalan dan konsumen akhir.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Kota Tanjungbalai mencapai sekitar 22 ribu jiwa atau 11,97 persen dari total sekitar 185 ribu penduduk.

Padahal sesuai ketentuan pemerintah, LPG 3 kilogram bersubsidi diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, masyarakat rentan miskin, nelayan sasaran, petani sasaran, serta pelaku usaha mikro.

Karena itu, Pemko Tanjungbalai diharapkan terus melakukan pengawasan terhadap rantai distribusi LPG subsidi guna memastikan pasokan yang melimpah benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak menerima manfaat. (gia)

Editor : Editor Satu
#LPG 3 kg langka #elpiji 3 kg