MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mempercepat pembangunan dan penguatan kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Ady Putra Parlaungan, mengungkapkan hingga saat ini telah terbentuk sebanyak 6.100 badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan pada 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
“Total sudah terbentuk 6.100 badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Sumatera Utara,” ujar Ady, Senin (25/5/2026).
Selain dari sisi kelembagaan, Pemprov Sumut juga memperkuat aspek digitalisasi. Saat ini, sekitar 98 persen koperasi yang telah terbentuk sudah terintegrasi ke dalam Sistem Informasi Koperasi Desa (SIMKOPDES).
Menurut Ady, pemerintah kini fokus mempercepat pembangunan infrastruktur fisik koperasi. Sebanyak 1.685 titik lahan sedang dalam tahap pembangunan, sementara 353 gerai telah rampung 100 persen dan siap melayani masyarakat.
“Sebanyak 353 gerai sudah selesai dibangun dan siap beroperasi. Sementara 1.685 titik lainnya masih dalam proses pembangunan,” katanya.
Jadi Pusat Ekonomi Desa
Ady menjelaskan, Koperasi Merah Putih tidak hanya difungsikan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga dirancang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Sejumlah koperasi yang telah beroperasi kini memiliki unit usaha berupa gerai sembako, apotek, hingga klinik desa. Tercatat sudah terdapat 337 unit layanan ekonomi yang berjalan di berbagai daerah.
Ia menilai perkembangan program tersebut cukup menggembirakan, terutama di sejumlah daerah yang menunjukkan percepatan pembangunan signifikan. Salah satunya Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang progres pembangunannya telah mencapai lebih dari 64 persen dari target.
“Target kita bukan hanya membangun gedung koperasi, tetapi memastikan kelembagaan dan usahanya siap berjalan secara berkelanjutan sehingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM
Meski pembangunan fisik terus berjalan, Pemprov Sumut juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi.
Dinas Koperasi dan UKM Sumut akan memperkuat program pelatihan teknis, pendampingan kelembagaan, serta pengembangan kemitraan usaha bagi para pengurus koperasi.
Langkah tersebut dinilai penting agar modal kolektif yang dihimpun dari anggota koperasi dapat dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
“Pembinaan akan terus dilakukan agar koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan memperkuat ekosistem usaha di daerah,” kata Ady.
Pemprov Sumut optimistis program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi salah satu instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas akses layanan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara. (rel)
Editor : Editor Satu