MEDAN, METRODAILY – Badan Amil Zakat Nasional Sumatera Utara menyebut Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Sumut sebagai salah satu UPZ paling aktif dan unggul di Sumatera Utara.
Dari sisi penghimpunan zakat, UPZ Bank Sumut bahkan menempati posisi kedua di antara seluruh UPZ di daerah tersebut.
Wakil Ketua I Baznas Sumut, Musaddad Lubis mengatakan capaian itu menunjukkan kuatnya komitmen manajemen Bank Sumut dalam membangun budaya zakat di lingkungan perusahaan.
Baca Juga: Jembatan Darurat Putus, Puluhan Siswa Tak Bisa Sekolah di Sibabangun
“UPZ Bank Sumut termasuk yang teraktif dan unggul, baik dari sisi kegiatan maupun pengumpulan zakat,” ujar Musaddad saat penyaluran zakat pegawai PT Bank Sumut Tahun 2026 di Aula Bank Sumut, Medan, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, pengelolaan zakat yang dilakukan secara konsisten membuat manfaatnya semakin dirasakan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Ia menilai pendidikan menjadi salah satu fokus penting penyaluran zakat karena berperan besar dalam membentuk masa depan generasi muda.
Baca Juga: Longsor Putus Total Jalur Siborongborong–Sipirok, Akses Antarwilayah Lumpuh
Di tengah potensi zakat Sumatera Utara yang diperkirakan mencapai Rp8,8 triliun per tahun dan belum sepenuhnya tergarap, keberadaan UPZ aktif dinilai sangat membantu memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut, Sandhy Sofian mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam memperluas akses pendidikan.
Pada tahun 2026, zakat pegawai Bank Sumut disalurkan dalam bentuk beasiswa pendidikan dan bantuan perlengkapan sekolah.
Baca Juga: Walhi Gugat Intervensi Kasus Bencana Ekologis Tapanuli, Tuntut TPL Bayar Rp2,6 Triliun
Sebanyak 323 pelajar dan mahasiswa menerima beasiswa dengan total penyaluran mencapai Rp1,209 miliar. Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah senilai Rp41 juta juga diberikan kepada 205 siswa sekolah dasar.
“Zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pemerataan kesejahteraan dan memperluas akses pendidikan,” ujar Sandhy.
Program penyaluran zakat tersebut diharapkan mampu membantu meringankan beban pendidikan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara. (syam)