Pemko Siantar Genjot Digitalisasi Pasar
SIANTAR, METRODAILY – Pemerintah Kota Pematangsiantar resmi meluncurkan pembayaran retribusi pasar menggunakan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank Sumut di Pasar Horas, Jumat (8/5/2026).
Peluncuran dilakukan Wali Kota Wesly Silalahi yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Happy Oikumenis Daely di Gedung IV Pasar Horas, Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat.
Program pembayaran non-tunai tersebut menjadi langkah strategis Pemko Pematangsiantar dalam mempercepat digitalisasi transaksi di pasar tradisional sekaligus mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Baca Juga: 21 Sekolah Bertarung di Liga Sepak Bola Usia Dini Siantar
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Happy Oikumenis, disebutkan sistem pembayaran QRIS diharapkan mampu mempermudah pedagang dalam membayar retribusi secara cepat, aman, transparan, dan akuntabel.
“Melalui sistem pembayaran non-tunai, proses pembayaran retribusi menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan transparan serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada pedagang,” ujar Happy.
Ia mengatakan, digitalisasi pembayaran juga bertujuan memperbaiki tata kelola keuangan PD Pasar Horas Jaya (PHJ), meningkatkan akuntabilitas data pedagang, serta mencegah kebocoran pendapatan.
Baca Juga: Inter Milan Bantai Lazio 3-0, Lautaro Martinez Cs Tak Kasih Ampun
Menurutnya, transformasi digital menjadi bagian penting dalam mendorong Pasar Horas menjadi pasar tradisional yang lebih tertib, nyaman, dan modern.
“Kita harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan QRIS, pedagang bisa berdagang lebih aman karena memiliki bukti pembayaran yang jelas,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Bank Sumut Cabang Pematangsiantar Subhan Pardosi menjelaskan saat ini terdapat enam petugas penagih retribusi PD PHJ yang telah didaftarkan sebagai merchant QRIS Bank Sumut.
Baca Juga: Luna Maya Kehilangan 800 Ribu Followers Instagram, Ternyata Meta Sedang “Bersih-Bersih” Akun Bot
Mereka akan melakukan penagihan retribusi kepada sekitar 600 pedagang di Gedung III Pasar Horas.
“Untuk mendukung efektivitas pelayanan, tiga petugas ditempatkan di lantai satu dan tiga petugas lainnya di lantai dua,” ujar Subhan.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan plang usaha secara simbolis kepada pedagang penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM di Pematangsiantar.
Baca Juga: Barcelona Kunci Gelar LaLiga 2025/2026, Tundukkan Real Madrid 2-0 di El Clasico
Hingga saat ini, realisasi penyaluran KUR Bank Sumut kepada pedagang Pasar Horas telah mencapai Rp3,086 miliar yang disalurkan kepada 36 pedagang.
Subhan menambahkan, ke depan Bank Sumut menargetkan sekitar 6.328 pedagang di bawah pengawasan PD Pasar Horas Jaya dapat menggunakan QRIS untuk memperluas ekosistem transaksi digital di pasar tradisional.
“Langkah ini diharapkan meningkatkan inklusi keuangan, mempermudah aktivitas perdagangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Baca Juga: AC Milan Vs Atalanta: Hujan 5 Gol Bikin Persaingan Liga Champions Memanas
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Rizky Reflizar, Dirut PD Pasar Horas Jaya Bolmen Silalahi, serta sejumlah pejabat Pemko Pematangsiantar lainnya. (esa)