JAKARTA, METRODAILY - Indosat Ooredoo Hutchison� mempercepat transformasi bisnis berbasis kecerdasan artifisial (AI) melalui strategi AI North Star sekaligus membagikan dividen jumbo kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.
Dalam RUPST yang digelar di Jakarta, Senin (5/5/2026), perusahaan telekomunikasi berkode saham IDX: ISAT itu menegaskan komitmennya membangun ekosistem AI nasional yang terintegrasi, mulai dari layanan konsumen hingga sektor enterprise.
President Director dan CEO Indosat, Vikram Sinha, mengatakan perusahaan fokus mempercepat implementasi AI secara disiplin untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
Baca Juga: Fabregas Tolak Tawaran Premier League, Pilih Bertahan Bangun Como
“Fokus kami jelas, mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin untuk mendorong kinerja berkelanjutan sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham,” ujar Vikram.
Indosat kini memperluas transformasi dari perusahaan telekomunikasi konvensional menjadi AI-native telco dengan mengintegrasikan AI ke seluruh operasional inti perusahaan.
Strategi tersebut mencakup penerapan AI hyper-personalization untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, produktivitas, hingga efisiensi belanja modal perusahaan.
Baca Juga: Indonesia U-17 Tundukkan China 1-0, Keanu Sanjaya Jadi Pahlawan
Tidak hanya itu, Indosat juga mulai berekspansi menjadi AI TechCo dengan mengembangkan bisnis sovereign AI, cloud, dan keamanan siber sebagai sumber pertumbuhan baru.
Salah satu langkah strategis terbaru dilakukan melalui kolaborasi dengan NVIDIA� yang diumumkan pada ajang NVIDIA GTC 2026.
Dalam kerja sama tersebut, Indosat memanfaatkan teknologi Accelerated Computing dan model AI terbuka NVIDIA Nemotron untuk memperkuat pengembangan ekosistem AI nasional melalui platform Sahabat-AI.
Platform itu dirancang untuk membantu developer, institusi, hingga pelaku usaha mengembangkan solusi AI yang sesuai dengan bahasa, budaya, dan kebutuhan pasar Indonesia.
Baca Juga: Chelsea Bidik Xavi Hernandez, Eks Barcelona Masuk Radar Pengganti Maresca
Indosat juga mengembangkan AI Grid terdistribusi dengan memanfaatkan jaringan nasional serta infrastruktur pusat data perusahaan agar akses komputasi AI dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Perusahaan menilai langkah tersebut penting untuk mempercepat pemerataan inovasi AI hingga ke luar kota besar dan memperkuat ekonomi digital berbasis kecerdasan buatan.
Dalam RUPST, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris perusahaan.
Nama baru yang masuk jajaran direksi yakni Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir.
Baca Juga: MU Bantah Rumor Cunha Diistirahatkan demi Piala Dunia 2026, Begini Faktanya
Sementara Seppalga Ahmad diangkat menjadi komisaris perseroan.
Rapat juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dan Achmad Syah Reza.
Selain fokus memperkuat transformasi AI, RUPST juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp3,57 triliun atau Rp111 per saham.
Dividen tersebut akan dibayarkan paling lambat 30 hari setelah pengumuman resmi hasil rapat. (Rel)
Editor : Editor Satu