MEDAN, METRODAILY — PT Bank Sumut bersama Pemerintah Kota Medan resmi meluncurkan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO), inovasi digital yang menjadi pertama di Indonesia dalam memungkinkan pajak hotel, restoran, dan kafe (horeka) masuk langsung ke kas daerah secara otomatis saat transaksi terjadi, Senin (27/4/2026).
Peluncuran berlangsung di Restoran Sushi Tei Medan dan disertai uji coba langsung yang membuktikan pajak tersalur ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kota Medan secara real-time.
QRESTO memanfaatkan sistem QRIS yang telah umum digunakan masyarakat, namun dengan mekanisme tambahan: setiap transaksi pembayaran secara otomatis memisahkan 10 persen komponen pajak dan langsung menyetorkannya ke RKUD tanpa pelaporan manual dan tanpa jeda waktu.
Baca Juga: Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Dudung Jadi KSP dan Jumhur Hidayat Menteri LH
Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut, Sandhy Sofian, menjelaskan inovasi ini hadir untuk menutup celah dalam sistem pemungutan pajak restoran yang selama ini masih mengandalkan mekanisme self-assessment dan bergantung pada pelaporan wajib pajak, yang kerap menghadapi tantangan keterlambatan hingga ketidaksesuaian data.
"QRESTO adalah komitmen kami untuk memastikan setiap rupiah pajak daerah tercatat, tersalurkan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan real-time," ujar Sandhy.
Sistem ini juga terintegrasi dengan platform Smartax milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan. Penerbitan Surat Tanda Setoran (STS) berlangsung otomatis, sementara seluruh data transaksi dapat dipantau melalui dashboard secara langsung.
Baca Juga: Polisi Gerebek Peredaran Sabu di Simpang Marbau Labura, 1 Kurir Ditangkap 1 Kabur
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyebut QRESTO sebagai jawaban atas tuntutan transparansi publik dalam pengelolaan pajak daerah.
"Masyarakat berhak tahu bahwa pajak yang mereka bayar benar-benar kembali ke daerah. Dengan sistem ini, begitu transaksi terjadi, pajak langsung masuk ke kas daerah di hari yang sama," kata Rico.
Rico menambahkan, Pemko Medan akan memberikan penanda khusus bagi restoran pengguna QRESTO sebagai simbol usaha yang transparan dan berintegritas, sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak secara lebih luas.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, menyambut positif inovasi tersebut dan menyebutnya sebagai lompatan besar dalam penguatan fiskal daerah.
Baca Juga: Kalahkan Banyak Kota Besar, Tanjungbalai Raih Juara 2 Nasional Penurunan Pengangguran
"Kalau sebelumnya pajak baru masuk sekitar satu bulan, sekarang bisa real-time. Ini lompatan besar untuk memastikan potensi PAD tidak hilang," ujar Rudy.
Rudy merangkum manfaat QRESTO dalam empat kata kunci: Cepat, Utuh, Akurat, dan Nyaman (CUAN), sekaligus mengungkapkan rencana perluasan implementasi ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara dengan peluang replikasi secara nasional.
Dengan lebih dari 4.000 restoran dan kafe di Medan, Bank Sumut dan Pemko Medan menargetkan peningkatan signifikan pada kepatuhan wajib pajak, percepatan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta transparansi penuh yang dapat diaudit kapan saja. (rel/syam)
Editor : Editor Satu