Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Jabu Bonang 6 Tahun, Pemkab Taput Apresiasi Tenun Ulos Go Internasional

Editor Satu • Kamis, 23 April 2026 | 12:00 WIB
Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan menghadiri perayaan HUT ke-6 Jabu Bonang di Sopo Partungkoan, Tarutung.
Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan menghadiri perayaan HUT ke-6 Jabu Bonang di Sopo Partungkoan, Tarutung.

TAPUT, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengapresiasi kiprah Jabu Bonang yang genap enam tahun memberdayakan perajin tenun serta mengangkat potensi lokal hingga menembus pasar internasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan saat menghadiri perayaan HUT ke-6 Jabu Bonang di Sopo Partungkoan, Tarutung, Selasa (21/4/2026).

Dalam sambutannya, ia menilai Jabu Bonang yang diinisiasi oleh Tobatenun telah menunjukkan konsistensi dalam memberdayakan perajin, khususnya di desa-desa tradisional kawasan Danau Toba.

Baca Juga: Nyaris Tawuran di Pandan, Polisi Amankan Parang dan Bubarkan Remaja

“Keahlian menenun ulos merupakan warisan turun-temurun. Jabu Bonang memastikan tradisi ini tidak hanya bertahan, tetapi berkembang secara profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkab Tapanuli Utara mendukung pendekatan pemberdayaan yang dilakukan secara komprehensif. Selain teknik produksi, program tersebut juga mencakup penguatan ekonomi, kesehatan perempuan, hingga edukasi holistik bagi para perajin.

“Kehadiran Jabu Bonang membawa harapan baru. Ini bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga pemberdayaan perempuan secara menyeluruh,” tambahnya.

Baca Juga: Air Danau Toba Mulai Naik, Pelaku Wisata Waspada Dampak Curah Hujan Tinggi

Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat guna melahirkan generasi penenun yang mandiri, kompetitif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Perayaan HUT ke-6 Jabu Bonang turut diramaikan dengan peluncuran inovasi produk tenun dan pameran benang berbahan pewarna alami. Kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali teknik tradisional yang mulai langka sekaligus mendorong praktik sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, pegiat budaya, serta ratusan perajin dari berbagai desa di kawasan Danau Toba. Momentum ini memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam melestarikan warisan budaya sekaligus meningkatkan ekonomi lokal. (Net)

Editor : Editor Satu
#penenun ulos #jabu bonang #Pemkab Taput